Bandung – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berperan aktif dalam koordinasi dengan aparat keamanan setempat apabila melihat hal-hal yang mencurigakan. Terlebih, jika mendeteksi adanya dugaan pelanggaran hukum.
Wali kota menegaskan, masyarakat menjadi elemen penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung. Oleh karenanya, ia juga menyerukan kepada aparat kewilayahan agar semakin intensif memantau keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
“Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk menjaga Kota Bandung. Dengan cara terus memberikan atau melaporkannya kepada aparat,” ujar wali kota di Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Senin (24/2/2020).
Wali kota mencontohkan peristiwa yang terjadi pada Minggu (23/2/2020) kemarin, saat Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek empat rumah di RT 03/RW 04 Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik. Empat rumah tersebut ternyata menjadi gudang pembuatan narkotika dengan ditemukannya dua unit mesin dan jutaan pil yang diduga narkotika.
Wali kota menyempatkan melihat lokasi penggerebekan pada Senin (24/2/2020) pagi. Atas kejadian itu, ia langsung berkoordinasi bersama Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya untuk meningkatkan sinergisitas dan koordinasi dengan masyarakat.
“Dengan Kapolrestabes sudah berbincang bagaimana kita akan meningkatkan dan membangun konsolidasi di antara RT dan RW dengan tokoh masyarakat di wilayah Kota Bandung,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Arcamanik, Firman Nugraha menyebutkan, pemilik atau pun penghuni rumah tersebut belum terdata sebagai penduduk di wilayahnya. Petugas di kewilayahan juga sulit untuk mengidentifikasi karena pemilik rumah jarang berada di lokasi.
“Penghuni atau pemiliknya belum menjadi penduduk resmi kita. Ke Pak RT dan RW juga belum ada lapor dan belum ada rekomendasi KTP juga. Kita sulit menjangkaunya karena jarang ada orangnya,” kata Firman.
Firman mengungkapkan, dari laporan yang diterima aparat kewilayahan dan masyarakat sekitar bahwa di rumah jarang terlihat aktivitas. “Dari tetangga yang dekat sini laporannya memang rumah ini selalu sepi. Jarang sekali terlihat ada orang. Kalau pun sesekali ada orang, keluar sebentar paling terus masuk lagi. Jadi ya disangkanya memang rumah kosong aja,” katanya.





