close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Rindukan Mengajar dengan Normal

Budiana
Rabu, 29 April 2020 - 08:10:49
in KABAR KOTA
Rindukan Mengajar dengan Normal

Guru SD Tulus Kartika Kota Bandung Handiani Putri. (Humas Kota Bandung)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bandung – Untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di lingkungan pendidikan, semua sekolah dan lembaga pendidikan lain menerapkan kegiatan belajar daring.

Hal itu mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Bandung yang berisi memberlakukan pembelajaran jarak jauh melalui media daring bagi Peserta Didik pada Satuan Pendidikan di bawah kewenangan Pemerintah Kota Bandung (PAUD/TK, SD, SMP, LKP, LPK, dan PKBM).

Memang belajar daring belum ideal. Kendati demikian, selama KBM daring, para guru memang dituntut lebih kreatif.

Guru SD Tulus Kartika Kota Bandung Handiani Putri menilai kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring tersebut dirasakan kurang efektif. Sebab, jika tidak bertemu secara langsung, para muridnya akan semangat belajar jika suasana hatinya memang ingin belajar. Tapi hal terbalik bisa terjadi.

“Sebenarnya kurang efektif, kadang tergantung anaknya juga. Mereka juga moody. Ada anak yang mengeluh dia tidak mau belajar karena bosen liat HP atau Laptop terus,” kata Handiani, Selasa (28/04/2020).

Menurutnya, hal itu membuat guru harus menunggu suasana hati anak didiknya sedang baik dan semangat belajar. Sebab, anak-anak akan cepat bosan belajar secara daring tanpa ada interaksi langsung.

“Mulai belajarnya pukul 08.00 WIB, tapi untuk penugasan berbeda. Ada tugas yang diberikan, nah itu bisa sampai malam pengumpulannya tergantung dari Orang Tua,” katanya.

“Orang tuanya juga ada beberapa yang masih bekerja di luar. Sedangkan anaknya tidak memegang HP atau laptop. Jadi mereka menunggu dulu orang tuanya pulang. Bahkan ada yang baru ngasih tugas pukul 22.00 WIB dan 24.00 WIB,” ungkapnya.

Handiani yang mengajar Kelas 1 SD ini mengatakan, hal tersebut menjadi kendala dirinya mengajar. Sebab anak-anak yang masih di kelas bawah memang tidak diperbolehkan memegang HP sendiri.

“Saya pribadi tidak mengejar materi yang ada di buku. Karena kalau seperti itu orang tua nanti yang kewalahan. Kita tidak mau sampai membebani orang tua dalam pembelajaran online ini,” tutur Handiani.

Ia sendiri merasa beruntung karena KBM daring bisa berjalan dengan baik. Sebab, anak didiknya tidak memilki keterbatasan dalam akses internet karena muridnya berada di perkotaan.

“Orang tua sudah terbiasa menggunakan laptopnya jadi tidak ada halangan. Para Guru juga mendapat bantuan dari Sekolah untuk urusan kuota internetnya jadi tidak ada masalah,” ucapnya.

Kendati demikian, ia sangat berharap, masa-masa seperti ini segera berakhir. Ia merindukan mengajar secara langsung yang dirasa jauh lebih efektif daripada secara daring.

“Saya harap pandemi Covid-19 ini bisa cepat selesai agar bisa sekolah seperti biasa. Bisa ketemu dengan anak-anak dan mengajar secara langsung. Itu lebih efektif dan anak-anak juga lebih senang seperti itu,” harap Handiani. (bud)

Tags: belajar daringcoronacovid-19dinkes kota bandunggurukabar bandungkabar kotakesehatanpendidikanpenyakitpsbbpsbb bandung rayasekolahvirus corona
Previous Post

Pentingnya Jujur Saat Terjangkit COVID-19

Next Post

PKK Bergerak di Tengah Pandemi Corona

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.