close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

BANDUNG132 Jadi Kado HUT ke-210

Budiana
Minggu, 27 September 2020 - 10:30:30
in HEADLINE, KABAR KOTA
BANDUNG132 Jadi Kado HUT ke-210

Humas Kota Bandung

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bandung – Memasuki usia ke-210 tahun Kota Bandung mendapatkan kado istimewa dengan hadirnya IBB (Integrated Broadband Broadcast) TV ?Bandung132? berbasis satelit tak berbayar. Siaran TV ini sebagai alternatif media Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) siswa sekolah di masa pandemi Covid-19.

IBB TV Bandung132 diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, 25 September 2020.

Teknologi IBB merupakan gabungan teknologi broadband dan broadcast serta android, menjadikan penyiaran tv ?Bandung132? bersifat interaktif antara guru dan siswa, sekaligus menjadi yang pertama di Indonesia.

Televisi ?Bandung132? hadir berkat kerjasama antara Pemkot Bandung dan Bandung Economic Empowerment Center (BEEC). Kerja sama ini juga melibatkan CSR dari Bank BJB.

Sebagai saluran alternatif media PJJ siswa sekolah di masa pandemi, Pemerintah Kota Bandung akan mengisi konten kanal ?Bandung132? untuk berbagai layanan informasi publik, pemerintah, aktivitas ekonomi, kegiatan sosial, budaya dan lainnya.

“Alhamdulillah ini adalah berkah kolaborasi yang terus kita hadirkan dalam pembangunan di Kota Bandung,” tutur Oded.

Melalui inovasi ini, Oded ingin memastikan negara hadir dalam memberikan solusi di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kota Bandung tidak tinggal diam. Kita paham bahwa PJJ ini terus kita sempurnakan. Semoga teknologi ini bisa membantu siswa dalam mengakses pelajaran sekolah tanpa perlu terbebani kuota internet,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua BEEC, Ujang Koswara mengatakan, sebagai bagian dari masyarakat Kota Bandung ia ingin ikut membantu Pemkot Bandung. Khususnya sebagai salah satu solusi untuk PJJ antara guru dan siswa sekolah di masa pandemi melalui saluran khusus televisi ini.

?Siswa sekolah di masa pandemi yang kini belajar dengan pola PJJ membutuhkan kouta internet. Sementara kemampuan setiap keluarga tidak selalu sama, sehingga menambah beban orangtua. Kendati ada bantuan kouta internet dari pemerintah yang mungkin terbatas,? ujarnya usai launching uji coba penyiaran TV ?Bandung132? dan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BEEC dan Dinas Pendidikan Bandung.

Atas dasar itu, pihaknya menyediakan kanal untuk IBB TV berbasis satelit tidak berbayar atau tidak berlangganan, namun murah karena tidak memerlukan kouta internet. Namun untuk mengakses TV ?Bandung132? memerlukan perangkat Set Top Box atau dekoder dan antena mini parabola berukuran diameter 75cm.

?Sedang untuk pengadaan perangkat dekoder, tidak menggunakan dana APBD, karena kami bekerja sama dengan Pemkot Bandung menggunakan partisipasi atau sumbangan masyarakat yang tidak mengikat atau CSR. Terutama untuk siswa luring (di luar jaringan) keluarga tidak mampu yang berjumlah 65 ribu siswa,? paparnya.

Ujang berharap, kanal televisi ini menjadi salah satu alternatif media untuk membantu dan memudahkan para siswa belajar dari jarak jauh serta bisa diakses dari rumah masing-masing atau DTH (direct to home) tanpa biaya internet.

Para siswa sekolah dapat mengikuti mata pelajaran yang disesuaikan dengan jam layaknya jam pelajaran di sekolah yang diberikan guru dari kelas yang di-broadcast serempak melalui satelit.

Keunggulan siaran IBB TV ?Bandung132? dapat di-cluster sehingga hanya warga Kota Bandung yang dapat mengakses.

Sedang komunikasi interaktif saat siaran live atau tunda mata pelajaran antara guru dan siswa dapat melalui aplikasi chat khusus berbasis android, namun aplikasi tersebut tidak terbuka untuk umum.

Kanal TV ?Bandung132? mengudara pada pita frekuensi Ku (Kurtz under)-Band pada gelombang mikro 11,7 – 12,7 GHz (downlink) dan 14 – 14,5 GHz (uplink), sehingga memiliki kualitas gambar jelas, tanpa bintik-bintik dengan kualitas resolusi SD (standar definition) dan HD (high definition). (bud)

Previous Post

Serunya Nonton FIlm Drive In

Next Post

Pedagang Pasar Baru Bergejolak, Ini Kata Oded

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.