Pemerintah Kota Bandung memastikan untuk menunda kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka pada semester genap pada awal tahun 2021 ini di tengah pandemi covid-19. Sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pun masih diterapkan diseluruh jenjang pendidikan di Kota Bandung.
Hal itu dipastikan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, usai Dinas Pendidikan Kota Bandung melakukan evaluasi dan pemantauan serta kesiapan baik sekolah maupun orang tua murid terkait KBM tatap muka.
“Disdik barusan membahas yang pertama tentang evaluasi selama ini, Alhamdulillah evaluasi cukup bagus dan cukup baik pelaksanaanya. Yang kedua hasil dari kajian Disdik dengan berbagai stake holder rekomendasinya adalah Pemkot Bandung dalam semestar genap kedepan masih pakai daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” ujar Oded di Bandung, Selasa (5/1/2021).
Oded mengaku segera mengeluarkan surat edaran terkait ditundanya KBM tatap muka pada semester genap tahun ini. Surat edara tersebut nantinya diharapkan Oded untuk dipatuhi oleh seluruh penyelenggara pendidikan di Kota Bandung sebagai upaya memutus penyebaran covid-19.
“Sekarang lagi dibikin (surat edaran), karena kita juga melihat Perwal 73 tentang AKB (adaptasi kebiasaan baru),” cetus Oded.
Sementara itu Oded memastikan akan terus menyempurnakan metode pembelajaran sistem daring pada semester genap. Kemudahan untuk mengakses internet pun akan menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Bandung untuk menyempurnakan metode pembelajaran sistem daring, mengingat masih banyak warga yang kesulitan untuk membeli pulsa atau kuota.
“Insya Allah dari yang ada sekarang mereka sudah punya konsep akan ada penyempurnaan, kan ada chanel 132, luring itu akan ada penyempurnaan. Karena saya dorong yang penting kalau sudah di putuskan semester genap ini akan PJJ lagi maka saya minta hasil evaluasi ini harus ada penyempurnaan,” ungkap Oded.





