Tenaga kesehatan yang terdaftar dalam Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK) yang akan disuntik vaksin covid-19 tahap pertama.
Sebanyak 23 ribu tenaga kesehatan di Kota Bandung akan mendapatkan penyuntikan vaksin covid-19 pada tahap pertama yang akan dilakukan pada pertengahan bulan Januari 2021 nanti. Tenaga kesehatan tersebut pun telah didata terlebih dahulu dan memenuhi berbagai persyaratan untuk disuntik vaksin asal Sinovac, China.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanegara, mengatakan, Kota Bandung akan menerima lebih dari 40 ribu vaksin covid-19 dari pemerintah pusat yang akan didistribusikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun untuk penyuntikan tahap pertama, tenaga kesehatan menjadi proiritas mendapatkan vaksin covid-19.
“Bedasarkan informasi awal, kita akan mendapatkan 45 sampai 46 ribu dosis vaksin. Nah untuk tahap pertama, kita prioritaskan untuk tenaga kesehatan sekitar 23 ribu (orang),” kaya Ahyani saat dihubungi, Rabu (6/1/2021).
Namun diakui Ahyani, hingga kini vaksin tersebut belum diterima oleh Dinkes Kota Bandung karena masih menunggu pendistribusian dari Pemprov Jabar. Dinkes Kota Bandung pun menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait penyuntikan perdana vaksin covid-19 yang rencananya akan dilakukan pada 14 Januari 2021 nanti.
“Kita masih menunggu, belum ada di Dinkes (vaksin covid-19),” sahut Ahyani.
Sementara itu, Ahyani mengaku hingga kini masih membuka pendaftaran bagi tenaga kesehatan yang siap untuk disuntik vaksin covid-19. Akan tetapi terdapat persyaratan yang harus dipenuhi tenaga kesehatan, diantaranya berusia diatas 18 tahun serta dalam keadaan sehat.
“Kita membuka terus, kewajibannya secara aktif mendaftarkan diri oleh faskesnya ke SISDMK atau sistem yang dibuat oleh Kemenkes,” tegas dia.





