close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Akhirnya, BPOM Terbitkan EuA Vaksin Sinovac

Budiana
Senin, 11 Januari 2021 - 22:59:28
in HEADLINE, SERBA SERBI
1,8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Kembali Tiba

Kedatangan vaksin Sinovac (dok. Biro Pers Setpres)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Jakarta – Rencana pemerintah menggulirkan program vaksinasi COVID-19 pada 13 Januari 2021 akan berjalan. Kepastian itu didapat setelah BPOM menerbitkan EuA untuk vaksin Sinovac.

Pengumuman diterbitkannya EuA atau Emergency Use Authorization untuk vaksin tersebut diumumkan Kepala BPOM Penny K. Lukito pada Senin (11/1/2021). EuA alias izin darurat penggunaan vaksin ini syarat utama agar vaksin bisa dipakai untuk program vaksinasi.

Vaksin Sinovac dinilai sudah memenuhi berbagai parameter yang dibutuhkan, terutama setelah melihat hasil uji klinis tahap ketiga di Kota Bandung. Mulai dari efek samping, mutu, khasiat, hingga efikasi.

“BPOM memberikan persetujuan penggunaan dalam kondisi daruat, EuA, untuk vaksin COVID-19 yang pertama kali kepada vaksin Coronavax (buatan Sinovac),” kata Penny.

Parameter yang jadi pertimbangan dikeluarkannya EuA itu di antaranya minimnya efek samping, kemampuan vaksin membentuk antibodi di atas 99 persen, antibodi mampu menetralkan virus, serta efikasi mencapai 65,3 persen.

“Efikasi vaksin sebesar 65,3 persen berdasarkan hasil uji klinis di Bandung menunjukkan harapan bahwa vaksin ini mampu menurunkan kejadian penyakit COVID-19 hingga 65,3 persen,” ucapnya.

Tentunya penurunan angka kejadian COVID-19 dengan vaksin tersebut akan sangat berarti dalam upaya kita keluar dari krisis pandemi COVID-19,” ujar Penny.

Namun, ia mengingatkan agar protokol kesehatan tetap dijalankan sebelum pandemi dinyatakan benar-benar berakhir. Selain itu, berbagai upaya pencegahan lain tetap perlu dilakukan. (bud)

Tags: bpomcovid-19euaizin darurat vaksinkabar bandungpandemiserba serbivaksinvaksinasi
Previous Post

Breaking News! Tim Gabungan Temukan Satu Orang Korban Longsor di Sumedang

Next Post

Dua Korban Longsor Cimanggung Ditemukan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Hari Ini

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.