close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

15 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Datang Lagi

Berbentuk Curah, Akan Diolah Bio Farma

Budiana
Selasa, 12 Januari 2021 - 15:43:03
in HEADLINE, SERBA SERBI
15 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Datang Lagi

Doni Monardo (dok. BNPB)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Jakarta – Pemerintah kembali mendatangkan vaksin COVID-19 buatan Sinovac sebanyak 15 juta dosis. Vaksin tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (12/1/2021) siang dan langsung dikirim ke Bandung.

Berbeda dengan 3 juta dosis vaksin sebelumnya, kali ini yang didatangkan berupa bahan baku. Bahan baku inilah yang nantinya bakal diproduksi Bio Farma hingga menjadi vaksin siap pakai.

“Tentunya kita harus bersyukur karena untuk tahap yang ketiga ini pemerintah telah mendatangkan vaksin untuk menambah jumlah vaksin yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat,” kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

Meski sudah ada vaksin, ia kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. “Adanya vaksin ini jangan sampai membuat kita kendor,” ucapnya.

“Vaksin ini harus diimbangi dengan kepatuhan kepada protokol kesehatan. Inilah yang harus dipahami kita semua bangsa Indonesia bahwa vaksin ini harus paralele dengan kedisiplinan, paralel dengan kepatuhan, serta disiplin. Tidak cukup hanya untuk diri sendiri, tetapi harus dikembangkan dan ditularkan kepada orang yang ada di sekitar kita,” jelas Doni.

Ia lalu menjelaskan perkembangan terkini kasus COVID-19 di Indonesia. Dalam 2,5 bulan terakhir, terjadi peningkatan kasus yang sangat signifikan. Gambarannya, pada minggu kedua Oktober 2020, kasus aktif COVID-19 di Indonesia ada di angka 54 ribu orang.

“Tapi kemarin kasus aktif kita sudah mencapai 123 ribu orang. Artinya telah terjadi peningkatan lebih dari dua kali lipat, tepatnya 122 persen,” tuturnya.

Karena itu, ia mengajak publik untuk tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Di saat yang sama, pemerintah di berbagai tingkatan juga terus melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan COVID-19 (bud)

Tags: Bio farmacovid-19doni monardokabar bandungpandemiserba serbivaksinvaksin sinovacvaksinasi
Previous Post

Secapa AD Siap Jadi RS Darurat COVID-19

Next Post

Kotak Hitam Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.