close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR JABAR

Pemprov Jabar Prioritaskan Tujuh Daerah Untuk Vaksinasi

Okan
Rabu, 13 Januari 2021 - 06:58:22
in KABAR JABAR
1,8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Kembali Tiba

Kedatangan vaksin Sinovac (dok. Biro Pers Setpres)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bandung – Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Daud Achmad mengatakan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) akan dimulai pada hari Kamis (14/1/2021) dan tujuh daerah akan menjadi prioritas utama.

Ketujuh daerah tersebut antara lain Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Pemilihan tersebut karena beberapa pertimbangan.

“Yang pertama disuntik nanti diawali pejabat dan tokoh masyarakat. Tujuannya untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin itu memang aman dan halal,” katanya.

Terkait kesiapan vaksin, ia menyebutkan Jabar sudah menerima kiriman lebih dari 97 ribu dosis untuk dua kali penyuntikan atau diperuntukan bagi sekitar 49 ribu orang penerima. Vaksin itu rencananya hari ini dan besok akan dikirimkan ke cold storage tiap-tiap kabupaten dan kota di Jabar, khususnya tujuh daerah tersebut.

“Terkait kesiapan, Jabar sekarang sudah siap 1.400 vaksinator terlatih dan 9.500 sedang berjalan sedang dilatih. Ada 1.094 puskesmas dan 67 rumah sakit, ditambah lokasi yang disiapkan TNI/Polri,” tegasnya.

Jabar sendiri menurutnya akan mempercepat proses vaksinasi jika vaksin tersedia dengan cukup. Disisi lain, ia berharap masyarakat tidak menjadi lemah dalam upaya menjaga protokol kesehatan.

“Kini tidak lagi 3M tapi sudah 5M, ditambah menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Sebab setelah divaksin pertama harus menunggu 14 hari untuk vaksin kedua. Saya berharap masyarakat tidak melakukan penolakan,” tegasnya.

Untuk itu ia meminta kepada satgas untuk kembali turun kemasyarakat memberikan himbauan dan informasi terkait vaksinasi. Menurut Daud, perang melawan Covid-19 bukan hanya pada kesiapan vasilitas dan SDM kesehatan, tapi disipilinmenjalankan protokol kesehatan.

Tags: pemprov jabarvaksin covid-19
Previous Post

Tak Ada Lawan, Timnas U-19 Segera Tinggalkan Spanyol

Next Post

Pemkot Bandung Tanam 2018 Bibit Pohon di Cibiru

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.