close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kenangan Yusuf Mansur Bersama Syekh Ali Jaber

Budiana
Kamis, 14 Januari 2021 - 21:06:30
in HEADLINE, SERBA SERBI
Kenangan Yusuf Mansur Bersama Syekh Ali Jaber

(istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Ustaz Yusuf Mansur merasakan duka mendalam atas meninggalnya Syekh Ali Jaber. Sebab, sudah belasan tahun ia menjalin persahabatan dengan pria kelahiran Madinah tersebut.

Ia begitu ingat ketika pertama kali bertemu dengannya di kawasan Sunda Kelapa, Jakarta. Saat itu, ia dihampiri sosok gagah yang belakangan diketahui bernama Syekh Ali Jaber.

“Waktu ke Sunda Kelapa, tiba-tiba ada orang Arab tinggi-gede, ganteng gitu, nyapa saya ‘Ustaz Yusuf, ya?’. Habis (pertemuan) itu saya bersahabat,” ujar Yusuf dalam video di akun Instagram @yusufmansurnew, Kamis (14/1/2021).

Saat itu, Syekh Ali Jaber tak banyak dikenal publik di Indonesia. Namun, Yusuf kerap memperkenalkan almarhum kepada berbagai pihak, terutama ke stasiun televisi.

“Banyak kenangan ama Syekh Ali. Dari pertama ama saya di TV, saya bawa ke TV, saya jemput beliau pertama-tama, saya bawa ke TPI zaman dulu, ke MNC, dikenalin sama Indonesia ini loh orang Arab yang cinta Indonesia, ini loh orang alim yang cinta sama Indonesia, ini loh ahli Quran yang cinta sama Indonesia,” tutur Yusuf.

Karena hal itulah kemudian Syekh Ali Jaber bisa dikenal publik seperti sekarang. Hal itu juga ditopang oleh karisma, gaya bicara, serta cara dakwah yang mudah diterima publik, terutama umat muslim. Sehingga tak heran sosok almarhum begitu dicintai publik di Indonesia.

Yusuf juga menyebut meninggalnya Syekh Ali Jaber sebagai duka bagi Indonesia. Sebab, almarhum benar-benar sangat mencintai Indonesia. Ia bahkan rela mengubah kewarganegaraannya menjadi WNI.

“Kita kehilangan ahlul Quran, kita kehilangan pejuang Quran, kita kehilangan seorang dai yang ikhlas meninggalkan negaranya untuk Indonesia, mau pindah kewarganegaraan untuk dakwah di Indonesia,” katanya.

Sementara menjelang akhir usianya, Yusuf mengaku menerima kabar soal kondisi almarhum pada Rabu (13/1/2021). Saat itu, Syekh Ali Jaber dikabarkan kritis. Yusuf pun sempat bergerilya memohon doa kepada berbagai ustaz, kyai, pimpinan pondok pesantren, dan berbagai pihak lainnya di Indonesia. Namun, akhirnya takdir berkata lain, Syekh Ali Jaber meninggal dunia keesokan paginya. (bud)

Tags: kabar bandungobituariserba serbisyekh ali jaberustaz yusuf mansuryusuf mansur
Previous Post

Ariel Noah: Saya Maju Duluan DIvaksin

Next Post

3 Korban Ditemukan, Total 24 Orang Meninggal Akibat Longsor Sumedang

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.