close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

Si Kecil Suka Makan Ubi, Aman Enggak Sih?

Budiana
Jumat, 15 Januari 2021 - 05:49:22
in SERBA SERBI
Si Kecil Suka Makan Ubi, Aman Enggak Sih?

Ilustrasi ubi (Ela Haney/Pexels)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Ubi merupakan salah satu makanan yang digemari berbagai kalangan. Bahkan, ubi juga banyak disukai anak-anak. Namun, amankah mengonsumsi ubi bagi bayi dan anak-anak?

Dikutip dari laman alodokter.com, ubi jalar mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Di antaranya karbohidrat, serat, protein, natrium, kalium, kalsium, zat besi, asam folat, magnesium, zinc, fosfor, serta vitamin A, B6, C, dan D. Ubi juga diketahui mengandung banyak antioksidan, terutama ubi ungu dan oranye.

Melihat kandungan gizinya, ubi sangat baik diberikan kepada anak karena bisa membantu proses tumbuh kembangnya. Warna ubi yang beragam pun bisa dimanfaatkan untuk menarik perhatian anak.

Orang tua boleh memperkenalkan ubi kepada si kcecil sejak berusia 6 bulan atau saat memulai MPASI. Di usia ini, ubi sebaiknya diolah menjadi pure atau bubur kental. Tujuannya agar si kecil tidak tersedak saat mengonsumsinya.

Selanjutnya, saat si kecil berusia 9 bulan atau lebih, ubi sudah bisa diberikan dalam bentuk finger food karena kemampuan mengunyah dan menggenggamnya sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Selain pure dan finger food, ubi bisa dibuat menjadi aneka menu, seperti donat, kolak, biji salak, dan puding. Ubi juga bisa diolah dengan berbagai cara, mulai dari dikukus, dipanggang, digoreng, hingga ditumis. Namun, pastikan tekstur ubi disesuaikan dengan usia si kecil, ya.

Ragam Manfaat Ubi untuk Anak
Tidak hanya aman diberikan kepada anak, mengonsumsi ubi secara rutin pun bisa mendatangkan manfaat luar biasa untuk si kecil. Apa saja?
1. Menyehatkan saluran cerna
Serat dan antioksidan yang terkandung pada ubi jalar memiliki manfaat untuk kesehatan usus. Kedua senyawa ini dipercaya mampu meningkatkan bakteri baik (probiotik) yang bisa menguatkan sel-sel yang melapisi dinding usus.

Ubi mengandung dua jenis serat, yakni serat larut dan tidak larut. Serat-serat ini diketahui dapat menambah volume feses serta menyerap air dan melunakkan feses. Dengan bergitu, Si Kecil akan lebih teratur BAB dan terhindarkan dari risiko berbagai macam gangguan pencernaan, mulai dari diare hingga kanker usus.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh
Kandungan vitamin A, C, dan antioksidan yang melimpah pada ubi, terutama ubi ungu dan ubi oranye, dapat mendukung kerja sel darah putih dan produksi antibodi sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Selain itu, antioksidan juga dapat menangkal radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit.

3. Meningkatkan kesehatan mata
Ubi jalar oranye mengandung banyak beta-karoten, yakni zat warna pembentuk vitamin A. Vitamin ini sangat penting untuk ketajaman penglihatan. Aktivitas antioksidan dari ubi juga dapat melindungi sel mata dari kerusakan dan menjaga kesehatan mata anak.

4. Meningkatkan fungsi otak
Sebuah penelitian pada hewan mengungkapkan bahwa antosianin yang ditemukan pada ubi ungu dapat melindungi otak dengan mencegah peradangan atau kerusakan akibat paparan radikal bebas melalui aktivitas antioksidannya.

Walau masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, khasiat antioksidan diketahui dapat menurunkan risiko munculnya gangguan mental dan gangguan memori. Jadi, tidak ada salahnya mengambil manfaat ini untuk buah hati.

Setelah mengetahui informasi di atas, kini para orang tua tidak perlu ragu lagi untuk memberikan ubi sebagai camilan sehat atau sumber karbohidrat untuk anak. Ditambah lagi, ubi juga mudah ditemukan dan harganya relatif murah.

Namun, perhatikan cara ubi dimasak. Konsumsi ubi yang digoreng, dipanggang, atau dibakar dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak. Jadi, usahakan si kecil tidak makan ubi secara berlebihan agar terhindar dari obesitas.

Walau jarang terjadi, beberapa anak mungkin akan mengalami alergi ketika makan ubi. Bila setelah diberi ubi si kecil mengalami gejala alergi, seperti ruam, muntah, bibir dan kelopak mata bengkak, atau bahkan sesak napas dan pingsan, segera bawa ia ke dokter atau instalasi gawat darurat untuk mendapatkan penanganan. (bud)

Tags: anakbayikabar bandungkesehatanmakananserba serbiubi
Previous Post

Tak Ada Kompetisi, Shin Tae-yong Keluhkan Ini

Next Post

191 Lokasi Disiapkan Untuk Tempat Vaksinasi COVID-19 di Bandung

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.