Sumedang – Upaya pencarian korban longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, terus dilakukan Tim SAR Gabungan. Saat ini, tinggal 12 korban dalam pencarian.
Ke-12 korban itu diperkirakan masih tertimbun longsor. Hingga kini, tim terus bekerja ekstra keras untuk menemukannya.
Hingga pukul 20.10 WIB Tim SAR Gabungan kembali temukan tiga korban lainnya di sektor 1 atau di lokasi hajatan warga. Rinciannya, pukul 16.55 WIB ditemukan korban atas nama Ajat Sudrajat (50, pukul 17.28 WIB atas nama Abas Rohendi (27), dan pukul 20.10 WIB satu korban ketiga lagi ditemukan namun perlu diidentifikasi lebih lanjut.
Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah menyebutkan ketiga korban ditemukan di sektor 1. “Adapun jumlah total korban meninggal dunia hingga saat ini sebanyak 28 orang dan jumlah total dalam pencarian sebanyak 12 orang,” katanya.
Hari ini, keseluruhan alut yang digunakan sejak tadi pagi yaitu 4 Unit Alat Berat (1 unit dari BBWS PUPR, 2 Unit Dari TNI AD, 1 unit dari PU Sumedang). Sedangkan Unsurs SAR yang terlibat adalah Basarnas Bandung, TNI/POLRI, BNPB, BMKG, KEMENPUPR, Tim DVI Polda Jabar, BPBD Prov Jabar dan BPBD Sumedang, PMI Prov Jabar, Damkar Sumedang, Dinkes Sumedang, BBWS Citarum, Potensi SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah.
“Total kekuatan Personil dilokasi longsor sejumlah 273 Personil,” jelas Deden.
Saat ini proses pencarian korban masih berlangsung menggunakan dua unit alat berat dan lampu penerangan. Adapun kendala yang dihadapi yaitu cuaca dan Area Sempit, menyulitkan alat berat membuang material.
Sebelumnya longsor terjadi di Ds Cihanjuang Kec Cimanggung Kab Sumedang pada Sabtu (09/12) sekitar pukul 16.45 WIB dan longsor susulan sekitar pukul 19.30 WIB yang menyebabkan lebih banyak korban tertimbun karna pada saat itu banyak warga dan Tim SAR Gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan terhadap jumlah korban pada longsor pertama.





