Usai gempa berkekuatan 6,2 magnitudo harga bensin yang dijual pedagang eceran di Mamuju meningkat menjadi Rp 30 ribu perliter. Hal tersebut karena kelangkaan yang terjadi.
“Bukan hanya harga bensin Rp30.000?perliter tetapi harga mie instan dijual dengan harga Rp10.000 per bungkus,” kata Ashari, salah seorang warga di Mamuju, Sulawesi Barat seperti dilansir Antara.
Ia mengatakan, pada?saat bencana gempa seperti ini seharusnya tidak boleh ada pihak mau mengambil karena masyarakat sedang menderita.
Hal senada dikatakan Yuti, warga lain, yang mengatakan, masyarakat sedang kehilangan pencaharian akibat gempa namun dihadapkan pada persoalan sulitnya mendapatkan kebutuhan pokok.
“Kenaikan harga ini mesti menjadi tanggung jawab pemerintah, pengunsi saat ini mencapai ribuan, dari mana mereka dapat makan dan memenuhi kebutuhannya, kalau situasi ekonomi tidak terkendali dengan naiknya harga,” katanya.
Ia berharap pemerintah dapat membantu warga di pengunsian karena itu menjadi harapan masyarakat yang kesulitan kebutuhan pokok.





