close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

447 Kasus Efek Samping Muncul Usai Vaksin Massal Covid-19 di India

Okan
Senin, 18 Januari 2021 - 21:00:18
in SERBA SERBI
191 Lokasi Disiapkan Untuk Tempat Vaksinasi COVID-19 di Bandung
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Pemerintah India mencatat terdapat 447 kasus laporan efek samping atau kejadian ikutan imunisasi (AEFI) setelah vaksinasi COVID-19 dalam dua hari terakhir. Bahkan tiga diantaranya harus dirawat di rumah sakit.

Dilansir dari antara, sebagian besar kasus AEFI yang dilaporkan termasuk penyakit ringan seperti deman, sakit kepala, dan mual.

“Dari mereka yang dirawat, satu orang dipulangkan dari Northern Railway Hospital di New Delhi dalam waktu 24 jam dan satu lagi dari All-India Institute of Medical Sciences (AIIMS) di Delhi. Sementara, seorang lagi masih dalam observasi di AIIMS di Rishikesh (Negara bagian utara Uttarakhand) dan sedang dipantau,” demikian pernyataan kementerian terkait.

Hingga Minggu (18/1/2021) total sebanyak 224.301 orang telah divaksin. AEFI merupakan kejadian medis yang tidak terduga setelah imunisasi, yang mungkin tidak ada hubungannya dengan vaksin atau proses vaksinasi.

Protokol tersedia untuk pelaporan, manajemen kasus langsung di lokasi sesi vaksinasi, transportasi dan rawat inap serta perawatan lebih lanjut dari kasus-kasus demikian.

Menurut pejabat Kementerian Kesehatan, protokol juga tersaji untuk penyelidikan sistematis dan evaluasi kausalitas kasus AEFI serius.

Seluruh negara bagian India diimbau untuk merencanakan sesi vaksinasi COVID-19 empat hari dalam sepekan guna meminimalisasi gangguan terhadap layanan kesehatan reguler. Sejumlah negara bagian di India telah memublikasi hari vaksinasi mingguan mereka.

Dua jenis vaksin COVID-19 dipasok untuk program imunisasi. Sementara, vaksin “Covishield”, buatan Serum Institute of India, dipasok untuk seluruh negara bagian India dan vaksin “Covaxin” produksi Bharat Biotech International Limited, dipasok ke 12 negara.

Tags: internasionalvaksin covid-19
Previous Post

Igbonefo Curhat Soal Nasib Kompetisi

Next Post

Bu Risma, Tunanetra Ini Ingin Bertemu!

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.