close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

Nyamuk Bisa Tularkan COVID-19, Mitos atau Fakta?

Budiana
Rabu, 20 Januari 2021 - 03:10:52
in SERBA SERBI

Ilustrasi nyamuk (Ravi Kant/Pexels)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Ada beberapa fakta baru yang berkembang dari COVID-19. Berbagai gejala baru pun ditemukan berdasarkan hasil penelitian. Namun, ada juga berbagai mitos yang berkembang.

Salah satu yang kini berkembang adalah nyamuk disebut dapat menularkan COVID-19. Benarkah ini atau hanya mitos semata?

Secara umum, nyamuk memang bisa menularkan penyakit. Contoh paling nyata dan umum diketahui publik adalah demam berdarah dan malaria.

Dikutip dari laman Halodoc.com, nyamuk bisa menularkan virus. Tapi, nyamuk itu harus lebih dulu terinfeksi virus, melewati usus, dan masuk ke kelenjar ludahnya.

Menurut penelitian yang dilakukan pada 2020, virus tidak dapat bereplikasi di dalam sel nyamuk. Dalam studi yang sama, para peneliti mengumpulkan 1.165 nyamuk dari sekitar Wuhan, China, tempat wabah pertama COVID-19 tercatat. Para peneliti menemukan bahwa semua nyamuk yang terkumpul dinyatakan negatif virus.

Studi eksperimental pertama yang dilakukan untuk melihat potensi nyamuk dalam menularkan virus corona yang diterbitkan pada Juli 2020 juga menunjukkan virus tidak dapat berkembang biak di dalam nyamuk.

Jadi, bisa disimpulkan, ketika virus corona tidak dapat berkembang biak di dalam tubuh nyamuk dalam pengaturan laboratorium yang terkontrol, nyamuk juga tidak dapat tertular virus meskipun mereka menggigit orang yang terinfeksi.

Menurut Centers Disease Control and Prevention, virus yang menyebabkan COVID-19 paling sering ditularkan di antara orang-orang berdekatan satu sama lain. Virus dapat ditularkan melalui:
1. Kontak Langsung
Ketika seseorang dengan virus batuk, bersin, bernyanyi, berbicara, atau bernapas, mereka menghasilkan tetesan pernapasan kecil yang mengandung virus. Jika tetesan ini bersentuhan dengan hidung, paru-paru, atau mulut, atau mata, kamu juga berisiko tertular virus.

2. Kontak Tidak Langsung
Tetesan pernapasan juga bisa mengendap di permukaan dan benda. Virus dapat ditularkan jika seseorang menyentuh salah satu permukaan atau benda ini lalu kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata. Metode penularan ini diperkirakan tidak sesering kontak langsung.

Itulah sebabnya masyarakat tetap direkomendasikan menggunakan masker di depan umum dan secara fisik menjauh setidaknya tiga meter dari orang lainnya untuk membatasi penyebaran virus.

Tak Terbukti, tapi Harus Hati-hati
Sampai saat ini, memang belum ada bukti bahwa nyamuk dapat menularkan virus penyebab COVID-19 ke manusia. Bukti eksperimental pun menemukan bahwa virus tidak dapat bereplikasi pada nyamuk.

Meski tidak membawa virus corona, termasuk virus corona varian baru, nyamuk masih membawa banyak penyakit lain. Karenanya, kamu tetap harus berhati-hati agar tidak digigit. Salah satu pencegahannya seperti memakai semprotan serangga saat berada di ruangan yang berisiko ada nyamuk.

Selain itu, kamu bisa melakukan berbagai langkah pencegahan lain. Yang paling penting adalah melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Jadi, cegah nyamuk berkembang biak sebelum datang membawa penyakit.

Tags: covid-19kesehatannyamukpenyakitserba serbi
Previous Post

14 Daerah di Jabar Masuk Kategori Resiko Bencana Tinggi

Next Post

Fakta Bau Badan yang Mungkin Belum Kamu Tahu

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.