close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kenapa Wanita Sering Mendesah di Atas Ranjang?

Budiana
Selasa, 26 Januari 2021 - 01:00:28
in HEADLINE, SERBA SERBI
Kenapa Wanita Sering Mendesah di Atas Ranjang?

Ilustrasi wanita. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Wanita selama ini kerap diidentikkan gemar mendesah ketika di atas ranjang alias saat berhubungan intim. Desahan ini biasanya digambarkan sebagai bentuk kenikmatan atas ‘aksi’ pasangannya.

Namun, benarkah wanita memang selalu mendesah ketika beraksi? Adakah arti khusus di balik desahan tersebut dilihat dari secara keilmuan?

Menurut sebuah survei di Inggris, 94 persen dari ribuan wanita yang jadi peserta survei mengaku mendesah lebih sering dan lebih keras dari pasangan prianya saat berhubungan seks. Sedangkan sebanyak 70 persen pria yang mengikuti survei itu juga menyatakan pasangan wanitanya mendesah saat berhubungan seks.

Penelitian lain yang dimuat dalam Archives of Sexual Behavior menunjukkan hasil serupa, yaitu wanita lebih cenderung mendesah saat berhubungan seksual jika dibandingkan dengan pria. Namun, bukan berarti pria tak memproduksi suara apapun saat bercinta. Beberapa pria juga mengeluarkan suara menggeram saat terangsang.

Mendesah Tak Hanya Dialami Manusia
Suara mendesah ketika berhubungan seks ternyata bukan cuma diproduksi manusia saja. Dilansir dari Psychology Today, desahan atau jeritan saat bercinta juga bisa ditemui pada berbagai jenis primata selain manusia misalnya kera dan babun.

Para ahli menilai bahwa fenomena ini terjadi karena pada manusia zaman prasejarah dan primata lainnya, suara desahan atau jeritan bisa jadi ‘undangan’ atau panggilan untuk berhubungan seks.

Pada kera misalnya, sang betina akan memproduksi suara tertentu saat berhubungan seks sebagai bentuk pernyataan bahwa ia sedang memasuki musim kawin. Dengan begitu, kera jantan pun tahu kalau kera betina tersebut siap bereproduksi dan mau berhubungan seks dengannya.

Semakin banyak kera jantan yang mendengar suara si betina, makin banyak pula kera yang akan berhubungan seks dengannya. Dengan begitu, kemungkinan hamil pun jadi lebih besar.

Begitu juga halnya dengan manusia prasejarah. Secara naluriah, seks pada zaman itu lebih ditekankan pada fungsi reproduksi. Itulah mengapa pada zaman prasejarah belum ada sistem perkawinan dengan satu orang saja seumur hidupnya. Semakin banyak laki-laki yang berhubungan seks dengannya, makin besar pula kemungkinannya memiliki anak.

Memahami arti desahan wanita
Di zaman modern ini, tentu desahan wanita memiliki arti yang berbeda. Desahan tak lagi menjadi tanda bahwa seorang wanita siap bereproduksi. Menurut penelitian, 66 persen wanita mengaku akan mendesah supaya pasangannya makin terangsang dan akhirnya mencapai orgasme. Bahkan sejumlah 87 persen mengaku mendesah hanya untuk menyenangkan pasangannya.

Ini karena laki-laki memang sering mengaitkan desahan wanita sebagai bukti bahwa ia berhasil memuaskan pasangannya. Ia pun akan merasa semakin percaya diri seolah ia sangat jago di ranjang. Padahal, desahan tersebut mungkin hanya disuarakan wanita guna menambah sensasi.

Namun, banyak juga wanita yang mendesah untuk mengekspresikan kenikmatan atau melepaskan napas. Akan tetapi bukan berarti mendesah berarti wanita sedang orgasme. Menurut seorang pakar kesehatan seksual dari Indiana University, Kristen Mark, arti desahan wanita memang masih perlu dipelajari ebih lanjut karena saat ini penelitiannya masih terbatas. (hellosehat)

Tags: kesehatanpendidikan seksseksualwanita
Previous Post

Donna Agnesia Positif COVID-19, Unggahan Darius Bikin Haru

Next Post

Ismed Sofyan, Aktor di Balik Ganasnya Striker Persija

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.