close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Dalam Sebulan, 22 Bayi Baru Lahir di RSUD Cibinong Terpapar Covid-19

Dery F.G
Rabu, 27 Januari 2021 - 16:30:26
in HEADLINE, KABAR JABAR
Dalam Sebulan, 22 Bayi Baru Lahir di RSUD Cibinong Terpapar Covid-19

(foto: net)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Selama Januari 2021, sebanyak 22 bayi baru lahir di RSUD Cibinong dikabarkan terpapar virus covid-19. Para bayi ini terpapar dari ibu kandungnya.

Para bayi tersebut masih mendapat perawatan, meskipun sang ibu dinyatakan sembuh dari virus covid-19.

“Selama Januari, ada 22 bayi baru lahir yang terpapar Covid 19. Mereka dinyatakan suspect dan orang tanpa gejala (OTG) setelah ibunya dinyatakan terpapar covid-19,” kata Direktur Utama?RSUD Cibinong Wahyu Eko Widiharso kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).

Wahyu menyatakan, 18 dari 22 bayi dalam kondisi non Mobile Intensif Care Unit (unit perawatan intensif bergerak) dan 4 sisanya dirawat di?Ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

“Setelah dirawat di Ruangan NICU maupun MICU, banyak yang sudah sembuh. Bayi yang terpapar wabah Covid 19 itu dirawat bergantian. Kita hanya punya 16 tempat tidur khusus bayi baru lahir,” jelasnya.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Cibinong Fusia Mediawati menyatakan, daya imunitas bayi baru lahir tersebut sangat bagus sehingga cepat dinyatakan sembuh.

“Mereka tetap mendapat asupan Air Susu Ibu (ASI). Ibunya harus memakan makanan yang sehat dan bergizi demi kesehatan ibu dan bayinya. Tetapi mereka harus mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

Fusia mengatakan, RSUD Cibinong belum merencanakan pengadaan alat ICU untuk bayi baru lahir yang terpapar Covid-19, walaupun ada kenaikan tren bayi baru lahir terpapar virus tersebut.

“Saat ini kebutuhan alat ICU pasien Covid-19 dewasa lebih dibutuhkan. Kalau untuk pasien bayi masih terkendali karena tidak butuh perawatan intensif,” kata Fusia.

Tags: bayibogorcibinongcoronacovid-19
Previous Post

Ariel Noah-Risa Saraswarti-Sekda Kota Bandung Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Dua

Next Post

91 Kelurahan Ditargetkan Dapat Sertifikasi Tanah

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.