close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Penyintas dan Penerima Vaksin Tetap Wajib Prokes

Dery F.G
Sabtu, 30 Januari 2021 - 19:30:08
in KABAR KOTA
Penyintas dan Penerima Vaksin Tetap Wajib Prokes

(foto: Hendar Suhendar)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Perilaku hidup baru dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) melalui pola 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak) tetap harus dijalankan di masa pandemi Covid-19, meski telah menjalani vaksinasi.

Pasalnya, seseorang yang telah disuntik vaksin tetap rentan terpapar virus corona. Terlebih, virus yang bermula dari Kota Wuhan China, saat ini telah mengalami mutasi.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menjadi pembicara dalam dialog secara virtual bertajuk “Penyintas & Kita, Kisah Inspirasi dan Hikmah Covid-19 Bagi Sesama”, Sabtu 30 Januari 2021.

“Kalau ternyata badan kita dan antibodi itu lemah, si virus yang menang lagi, kita terpapar lagi. Baik yang sudah di vaksin maupun yang penyintas,” ujar Yana.

Yana mengungkapkan, para penyintas Covid-19 dan penerima vaksin telah memiliki antibodi sehingga dapat mengenali virus yang masuk ke dalam tubuh.

Kendati demikian, Yana mengingatkan, para penyintas Covid-19 maupun penerima vaksin harus tetap menerapkan Prokes selama masa pandemi yang belum diketahui kapan berakhir.

“Jangan sampai orang yang sudah divaksin merasa kebal. Tidak, dia harus menunggu selama tiga bulan, badannya membentuk antibodi,” tuturnya.

“Sekali lagi, tetap jaga kondisi, selama kondisi baik antibodi bisa menang melawan virus,” imbuhnya.

Karena untuk membentuk antibodi dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan, sehingga seseorang yang sudah dilakukan vaksinasi tetap harus mengedepankan Prokes.

“Apalagi kalau di luar harus sering cuci tangan. Karena tanpa sadar, tangan kita sering menyentuh area muka dan virus berpeluang masuk lewat mata atau hidung,” jelas Yana.

Tags: bandungcoronacovid-19vaksinYana Mulyana
Previous Post

Pelanggar Protokol Kesehatan di Jabar menurun

Next Post

ITB Buka Kuliah di Kampus Cirebon

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.