close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR JABAR

Beri Inovasi Saat Vaksinasi COVID-19, Kemenkes Apresiasi Pemprov Jabar

Okan
Kamis, 4 Februari 2021 - 13:00:28
in KABAR JABAR

Ilustrasi vaksin COVID-19. (Torstensimon/Pixabay)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kementerian Kesehatan mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas pelaksanaan gebyar vaksinasi serempak yang digelar di Sabuga, Kota Bandung, Rabu (3/2/2021).

“Pola serempak dengan cakupan di atas sepuluh ribu sasaran dinilai luar biasa,” kata Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Maxi Rein Rondonuwu.

Menurut Maxi, gebyar vaksin ini merupakan salah satu inovasi model pelaksanaan imunisasi secara serentak bergerak seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

?Saya memberikan apresiasi yang luar biasa untuk Pemprov Jawa Barat karena sudah melakukan inovasi model pelaksanaan imunisasi secara serentak bergerak seluruh kabupaten/kota. Kemarin di Surabaya baru empat ribu, rekor MURI dapat di Yogyakarta hanya tiga ribu. Tapi kalau hari ini bisa di atas sepuluh ribu ini sangat luar biasa dan akan jadi pola. Akan kami laporkan ke Pak Menteri (Kesehatan) dan mungkin ke Pak Presiden bahwa ini adalah pola yang sangat baik,? tuturnya.

Maxi mengatakan, metode vaksinasi serempak ini menjadi uji coba vaksinasi tahap dua untuk pelayan publik yang lebih masif lagi.

Diperkirakan, jumlah masyarakat pelayan publik seperti guru, dosen, ASN, TNI/Polri, pegawai BUMN dan BUMD, serta perangkat desa mencapai lebih dari delapan belas juta orang, sehingga target vaksinasi bagi palayan publik rampung pada April 2021 bisa dicapai.

“Kami ingin menargetkan para pedagang pasar sebagai sasaran vaksinasi setelah nakes. Dan konsep vaksinasi yang disarankan adalah konsep jemput bola melalui vaksinasi mobile. Namun, konsep ini membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemeritah provinsi, kabupaten/kota dan pemerintah pusat,” imbuhnya.

Tags: pemprov jabar
Previous Post

Mulai 5 Februari, Dua Stasiun Ini Pakai GeNose untuk Penumpang

Next Post

Cegah COVID-19, Pemerintah Minta Imlek Dirayakan Sederhana

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.