Pemerintah Kota Bandung mulai menampung aspirasi masyarakat untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022. Saat ini, prioritas usulan masyarakat pada program pemulihan ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19.
Ketua Paguyuban Camat Kota Bandung, Firman Nugraha menuturkan sebagian besar usulan masyarakat memang didominasi oleh pembangunan fisik berupa infrastruktur.
Namun, mengingat situasi terkini maka kebutuhan untuk mendongrak kembali ekonomi kerakyatan dirasa sangat diperlukan.
Usulan warga ini dihimpun melalui Musyawarah Perencanan dan Pembangunan (Musrenbang) di level kecamatan yang berlangsung pada 1 -11 Feberuari 2021.
?Arahan kita musrenbang tahun ini untuk usulan tahun depan selain masalah fisik kita fokus pengembalian kondisi perekonomian. Itu kita dorong menjadi program prioritas,? ucap Firman.
Camat Arcamanik ini menuturkan, untuk bisa bangkit dari pandemi Covid-19, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus bisa beradaptasi dengan situasi kekinian.
Di samping itu, lanjut Firman, penguatan peningkatan kapasitas produksi juga harus terus diberikan.
?Baik itu sifatnya pelatihan meningkatkan kualitas, packing, kemudian juga pemasaran. Karena sekarang ada situasi perubahan sitem pemasaran, kita dorong UMKM atau pedagang kecil mereka bisa menyesuaikan kondisi ini,? jelasnya.
Selain itu tantangan pelaku UMKM bukan hanya bangkit dari keterpurukan, tetapi sekaligus harus siap menghadapi persaingan dan optimalisasi teknologi.
?Karena itu sekarang menjadi pilihan yang mau tidak mau mereka harus mampu pakai teknologi itu. Jangan sampai ada pedagang yang punya potensi tapi tidak tahu,” ungkapnya.
“Makanya itu juga yang kita dampingi dan kita arahkan,? katanya.





