Suporter sepak bola menjadi pembahasan utama dalam pertemuan yang melibatkan PSSI, Kemenpora dan pihak kepolisian untuk izin bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2.
Meski telah mendapat lampu hijau namun kesepakatan terkait protokol kesehatan ketika pertandingan masih dalam pembahasan.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan jika nantinya kompetisi bakal bergulir beberapa hal terkait suporter wajib dipenuhi yaitu tidak boleh hadir di stadion dan nonton bareng.
Hal tersebut demi menekan angka penyebaran COVID-19 sesuai anjuran dari pemerintah pusat.
“Suporter jadi perhatian luar biasa, apabila (kompetisi) diizinkan itu tanpa penonton dan juga suporter tidak diperbolehkan nonton bareng atau membuat kerumunan,” katanya.
Polri sendiri belum bisa memutuskan apakah bakal memberikan izin pertandingan karena akan mengevaluasi serta mengkaji lebih dalam sejumlah teknis yang disampaikan PSSI.
Senada dengan Iriawan, Menpora Zainudin Amali meminta suporter agar mengikuti setiap aturan yang bakal berlaku. Apabila ketahuan ada yang melanggar maka sanksi berat akan menunggu di depan mata.
“Mudah-mudahan segera akan ada keputusan dan penekanan dari ketum menjadi perhatian kita semua. Apabila (kompetisi) diizinkan tidak ada penonton, tidak ada nonbar. Biasa saja mereka tidak datang ke stadion tapi bisa saja nonbar, dan sanksinya berat,” kata dia.





