Kecamatan Astanaanyar memiliki cukup banyak vihara. Total, ada delapan vihara yang tersebar mayoritas di kawasan Cibadak.
Di tengah perayaan Imlek, vihara-vihara itu cukup berpotensi terjadi kebakaran. Sebab, ada lilin-lilin raksasa yang menyala di sana sesuai tradisi perayaan Imlek.
Buktinya, tahun lalu ada kelenteng yang terbakar hebat di Kota Bandung. Hal itu bermula dari lilin yang lalai dari pengawasan. Kejadian itu diharapkan tak terulang.
Camat Astanaanyar Syukur Sabar mengatakan sudah mengingatkan para pengurus vihara di wilayahnya akan potensi kebakaran tersebut. Apalagi, lilin-lilin berwarna merah itu akan menyala selama 15 hari ke depan.

“Kita sudah ingatkan agar hati-hati dengan lilin karena tahun lalu ada kejadian kebakaran besar,” kata Sabar di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung, Jumat (12/2/2021).
Ia mengaku sudah melakukan monitoring ke vihara di wilayahnya. Yang paling utama adalah memastikan ada petugas yang siaga menjaga lilin dan tersedianya alat pemadam api ringan (APAR). Tujuannya kembali memastikan agar lilin dijaga dengan baik agar tidak jadi penyebab kebakaran.
“Kita sudah sampaikan cukup tajam soal itu. Karena sekali lagi, kita tidak ingin ada kejadian yang tidak diinginkan, dan mudah-mudahan itu tidak terjadi,” jelas Sabar.





