Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyampaikan sebanyak 9 rumah tidak bisa ditinggali dan 41 rumah terancam akibat bencana longsor di Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.
“Kepala keluarga yang langsung rumahnya boleh dikatakan tidak bisa ditinggali lagi iya itu ada 9 kepala keluarga (atau) 9 rumah, kemudian yang terancam itu ada 41 rumah,” ujarnya.
Ia menyampaikan, pihaknya akan melakukan relokasi untuk para penyintas bencana longsor. “Jadi memang ini sangat banyak kami sedang memikirkan bagaimana ini bisa dilakukan relokasi,” ucapnya.
Helmi mengatakan saat ini pemerintah mulai melakukan pendataan dan koordinasi dengan pemerintah wilayah demi realisasi hal tersebut.
“Saya tadi sudah minta kepada camat, kepada pak kepala desa dicari tanah yang memang bisa kita jadikan sebagai tempat relokasi karena kami juga tadi dari anggota DPRD Provinsi yang sudah menyampaikan siap membantu,” tutur Wabup Garut.
Ia menjelaskan lokasi bencana longsor di Kecamatan Cilawu ini, pada tahun 2015 sudah terlihat retakan dan longsor kecil.
“Nah ini yang Cilawu juga di tahun 2015 sudah (ada) retakan-retakan, lalu longsor-longsor kecil, sekarang sangat luas jadi kalau saya lihat itu dari kejauhan itu ternyata memang longsornya sangat banyak”, pungkasnya.





