close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Kota Bandung Raih Posisi 15 Besar Guangzhou International Award

Okan
Selasa, 23 Februari 2021 - 08:00:00
in HEADLINE, KABAR KOTA
Kota Bandung Raih Posisi 15 Besar Guangzhou International Award

Wali Kota Bandung, Oded M Danial (Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kota Bandung berhasil menduduki 15 besar dalam ajang penghargaan internasional bergengsi yaitu Guangzhou International Award melalui Inovasi Ojek Makanan Balita (Omaba) untuk menangani masalah gizi buruk.

Tak hanya itu, Kota Bandung merupakan satu-satunya kota di Asia Tenggara yang masuk dalam 15 besar pada lomba di tingkat internasional.

“Mang Oded bersyukur, inovasi ini mendapat respon positif dari dunia,” tutur Wali Kota Bandung, Oded M Danial.

Penghargaan tersebut, menurutnya, harus menjadi sebuah ajang untuk berevaluasi diri. Untuk mengetahui, sejauh mana inovasi tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ketika mendapat penghargaan dan penilaian dari dunia. Ini dapat dijadikan sebagai modal untuk lebih semangat terutama dalam hal mengimplementasikan inovasi tersebut agar dampaknya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” katanya.

Untuk itu dirinya berharap, inovasi Omaba bisa diimplementasikan diseluruh kecamatan di Kota Bandung.

Di tempat sama, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asep S Gufron mengatakan, pada ajang kali ini Kota Bandung telah mengikutsertakan dua proposal, yaitu TOSS (Kolaborasi dari tiga inovasi Kampung Tohaga Lodaya, Sabandung, RW Si Cetar) dan Omaba.

“Perjuangan belum selesai, dan masih banyak hal-hal yang perlu diperbaiki untuk kita masuk ke 5 besar. Mudah-mudahan dengan waktu yang terbatas kita bisa memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Menurut Gufron, meski inovasi Omaba baru diimplementasikan di Kecamatan Bandung Wetan dan Kecamatan Sukajadi, namun bukan berarti kecamatan lainnya tidak memberikan makanan tambahan gizi untuk Balita.

“Bukan berarti sisa kecamatan tidak memberi tambahan makanan terhadap bayi, mereka hanya saja tidak menggunakan inovasi ini,” katanya.

“Tapi semua kecamatan sudah berjalan, seperti Bandung Tangginas, yang jelas penanganan gizi buruk dari semua aspek sudah diterapkan oleh seluruh kecamatan,” katanya.

Tags: pemkot bandung
Previous Post

Shin Tae-yong Puas Dengan Perkembangan Pemain Timnas

Next Post

Pandemi COVID-19 Buat Gizi Buruk Balita di Kota Bandung Meningkat

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.