close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Target Bebas Sampah, Wawasan Pengelolaan Harus Sejak Dini

Okan
Selasa, 6 April 2021 - 13:17:14
in KABAR KOTA
Kang Pisman Jadi Solusi Kota Bandung Yang Tidak Punya TPA
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, wawasan tentang pengelolaan sampah harus tertanam sejak usia sekolah. Sehingga perilaku baik mengelola sampah bisa menjadi kebiasaan.

Yana kembali mengingatkan, persoalan sampah menjadi masalah krusial bagi masyarakat perkotaan, tanpa terkecuali di Kota Bandung. Oleh karenanya, perlu dukungan banyak pihak agar bisa menopang beragam upaya pengentasan masalah sampah yang dirancang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Untuk itu, Yana sangat mengapresiasi kepada stakeholder yang turut menaruh kepedulian terhadap isu lingkungan. Utamanya berkenaan dengan pengelolaan sampah.

?Pemerintah Kota butuh partisipasi dari warga masyarakat. Termasuk Gojek dengan program Sahabat Sekolah 3.0 ini saya sangat mengapresiasinya. Karena ikut berusaha mengubah perilaku anak sekolah perihal bagaimana memilah dan memperlakukan sampah,? ucap Yana saat menutup perhelatan Sahabat Sekolah 3.0 Peduli Lingkungan di Studio Kantor Gojek Bandung, Senin, 5 April 2021.

Yana sedikit mengulas salah satu upaya Pemkot Bandung untuk mengatasi masalah sampah yakni lewat pendekatan budaya, yang dikemas melalui program Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) dalam mengelola sampah sejak dari hulu. Di samping penuntasan sampah di hilir dengan cara dibuang ke TPA.

Dari program Kang Pisman ini, sambung Yana, Pemkot Bandung mengedukasi masyarakat untuk berinisiatif memilah sampah. Penglasifikasian paling sederhana yakni terdiri dari sampah organik, non-organik dan sampah residu.

?Karena sampah itu ada yang memiliki ekonomis, ada juga yang didaurulang atau diolah. Contohnya jadi pupuk dan sebagainya. Tapi intinya bagaimana menyelesiakan sampah dari sumbernya,? terangnya.

Dalam kesempatan penutupan ini juga menjadi malam puncak penganugerahan bagi para pemenang lomba. Di antaranya, lomba Tiktok, story telling, jingle dan poster yang memuat tema besar seputar lingkungan yang diikuti oleh siswa dan siswi dari 152 sekolah setingkat SMP dan SMA.

Selain itu, terdapat kategori utama yakni lomba bank sampah yang diikuti oleh tingkat sekolahnya. Untuk kategori SMP, SMP 51 menjadi juaranya. Sedangkan SMP 13 menjadi peringkat kedua dan SMP 48 (peringkat ketiga).

Sedangkan tingkat SMA, SMA BPI 1 mengamankan titel juara pertama. Disusul oleh SMAN 8 dan SMAN 2.

?Selamat kepada para juara. Perlu diingat bahwa juara bukan tujuan, tapi sebuah proses mengubah perilaku anak-anak dalam mengrlola sampah,? kata Yana.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA BPI 1, Kiki Aryani mengatakan, di sekolahnya pengembangan wawasan pengelolaan sampah sudah berlangsung cukup lama. Setidaknya sejak Pemkot Bandung menggaungkan program Kang Pisman.

Sehingga ketika mendapat informasi lomba Sahabat Sekolah 3.0 Peduli Lingkungan pihak sekolah langsung merespon untuk ikut serta. Bahkan, menurutnya antusiasme yang ditunjukan oleh para siswa pun cukup tinggi dalam mendukung sekolah di lomba ini.

?Anak-anak itu sangat semangat, bahkan ketika ada program ini mereka ingin selalu ikut. Sekarang semakin tahu lagi. Di sekolah, memang setiap kelas sudah ada tempat sampah dipilah-pilah,? ujar Kiki.

Melihat antusiasme siswa dan pencapaian juara ini, Kiki mengaku akan meneruskan program pengelolaan sampah di sekolahnya. Ia pun akan berkoordinasi dengan Pemkot Bandung untuk bekerja sama dalam program bank sampah.

?Mudah-mudahan inginnya setelah kegiatan ini akan terus sama DLHK. Kita akan lanjutkan soal pemilahan sampah ini,? katanya.

Tags: pemkot bandung
Previous Post

Pemerintah Bolehkan Salat Idul Fitri dan Tarawih di Masjid, Tapi Ada Syaratnya

Next Post

Stok Pangan di Bandung Aman Sampai Lebaran

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.