close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

Rumah Bernapas, Konsep Hunian Persembahan Kota Baru Parahyangan di Masa Pandemi Covid-19

Kurniawan
Selasa, 1 Juni 2021 - 09:51:37
in SERBA SERBI
Rumah Bernapas, Konsep Hunian Persembahan Kota Baru Parahyangan di Masa Pandemi Covid-19
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BANDUNG – Kota Baru Parahyangan merupakan proyek pengembangan berskala kota pertama dan terbesar seluas 1.250 ha di Bandung Raya. Memiliki lokasi yang sangat strategis dan terkoneksi dengan akses Tol Purbaleunyi dan Tol Cipularang serta berbatasan langsung dengan Danau Saguling.

Diawali sejak tahun 2000, pengembangan Kota Baru Parahyangan berkonsep kepada 3 pilar utama yaitu :
budaya, sejarah, pendidikan dan menerapkan pola pengembangan yang berkelanjutan dengan
menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Menghadapi tantangan saat ini, Kota Baru Parahyangan terus berupaya untuk merespon kebutuhan home
seeker akan rumah beserta lingkungannya yang adaptif terhadap kondisi pandemi dan relevan dengan akselerasi penerapan teknologi digital. Keduanya telah mengubah preferensi konsumen terhadap rumah yang ideal untuk ditempatinya.

Kota Baru Parahyangan kembali mempersembahkan karya terbaiknya, Nayapati Residence ?breathable
frontage-house?, hunian dua lantai berasitektur modern tropis yang didesain secara inklusif bagi setiap
anggota keluarga atau rumah. Berlokasi sangat strategis di dekat Town Center Kota Baru Parahyangan, IKEA Store, Water Theme Park, Bumi Pancasona Sport Club dan Parahyangan Golf.

Nayapati Residence berada di sepanjang jalan hunian dengan lebar 21-meter yang sangat asri dengan deretan pohon damar, vegetasi khas Indonesia.

Gubahan massa dan ruang Rumah Nayapati dirancang (hampir) tidak menempel ke dinding batas kavling
agar iklim mikro yang nyaman di Kota Baru Parahyangan dengan leluasa mengalir ke dalam rumah melalui
penghawaan dan pencahayaan alami. Interaksi indoor-outdoor melalui dominasi desain bukaan pada
dinding rumah turut menciptakan pengalaman keseharian yang menyenangkan hati penghuni.

Hal ini selaras dengan konsep rumah ?bernapas?.
Adaptasi Kebiasaan Baru telah diimplementasikan dalam tata ruang Rumah Nayapati dengan menempatkan Area Sanitasi di bagian depan rumah sehingga penerapan standar CHSE (Clean, Health, Safety, Environment Sustainability) dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah. Naik ke lantai atas, Rumah Nayapati memanjakan setiap penghuni menikmati ruang pribadinya, dari kamar tidur utama lengkap dengan area service tersendiri hingga balkon yang luas untuk aktifitas hobi atau sekedar duduk
bersantai di area terbuka.

“Kalau sebelumnya hunian hanya menjadi tempat beristirahat selepas berutinitas, tapi kini hunian menjadi pusat segala aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, hingga urusan rekreasi. Itulah yang coba kami hadirkan di Nayapati Residence dengan konsep hunian untuk hidup lebih sehat, nyaman serta asri,” ungkap Raymond Hadipranoto, Marketing Manager Kota Baru Parahyangan.

Rumah Nayapati tampil anggun di sepanjang jalan hunian (frontage house) telah dilengkapi dengan pagar rumah yang memberikan privasi. Tak ketinggalan kelengkapan fitur Eco Smart Home yang ramah dalam penggunaan energi listrik melalui tenaga surya sekaligus memudahkan penghuni mengatur berbagai gawai yang ada di dalam rumah, seperti smart door lock, lighting & home devices control.

Kehadiran Nayapati Residence semakin melengkapi ragam Hunian Idaman di Kota Baru Parahyangan, kota yang Mandiri Madani dan Alami.

Tags: adaptasi kebiasaan barubandungHunianKota baru parahyapandemi covid-19serba serbi
Previous Post

Apa Kabar Program Petani Milenial Jabar? Begini Nasibnya

Next Post

Uu Ruzhanul Tekankan ASN Harus Jaga Profesionalisme

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.