close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR JABAR

Siap-Siap Tahap Pertama PPDB, SMA, SMK dan SLB Jabar Dimulai 7-11 Juni 2021

Okan
Sabtu, 5 Juni 2021 - 13:26:43
in HEADLINE, KABAR JABAR

Kadisdik Jabar Dedi Supandi. (Budiana/Kabarbandung.id)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bagi orang tua siswa yang akan memasukan anaknya ke jenjang SMA dan Sederajat di wilayah Jawa Barat sebaiknya mulai mempersiapkan segala persyaratan untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Tahap pertama akan dilaksanakan pada 7 hingga 11 Juni 2021 serta tahap kedua tanggal 25 Juni hingga 1 Juli 2021.

Kadisdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan persiapan untuk PPDB telah 100 persen mulai uji publik, pengesahan Pergub tentang PPDB, kesiapan sistem serta sosialisasi.

“Pendaftaran tahap pertama terdiri dari jalur afirmasi, prestasi, dan jalur perpindahan orang tua 50 persen. Tahap kedua 50 persen seluruhnya jalur zonasi,” katanya.

Dia mengatakan berdasarkan data, proyeksi lulusan SMP negeri dan swasta tahun 2021 sebanyak 777.506 siswa. Namun sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB) negeri di Jabar hanya mampu menampung 41,5 persen siswa dengan rincian, SMAN 163.728 siswa, SMKN (113.112), dan SLBN (3.708).

Oleh karena itu dia menuturkan peran dan kerjasama dengan sekolah swasta sangat penting bagi pendidikan di Jawa Barat terutama tingkat SMA dan sederajat

Kadisdik pun mendorong seluruh calon peserta didik dan orang tua siswa untuk mempelajari petunjuk teknis (juknis) PPDB 2021 yang telah tertuang dalam Peraturan Gubenur (Pergub) Nomor 29 Tahun 2021 tentang Juknis PPDB 2021.

“Sehingga, apa pun jalur pendaftaran yang dipilih, peserta didik sudah tahu persyaratan apa saja yang harus disiapkan,” ungkapnya.

Guna kelancaran PPDB tahun ini, lanjutnya, Disdik Jabar telah bekerja sama dengan berbagai instansi, seperti Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pemuda dan Olahraga, Kementerian Agama serta Disdik kabupaten/kota.

Perbedaan PPDB Tahun Ini

Dedi menjelaskan terdapat beberapa perbedaan antara PPDB tahun ini dengan tahun sebelumnya seperti dari kepanitiaan yang diketuai panitia PPDB SMA, SMK, dan SLB di Jabar adalah kepala cabang dinas pendidikan di seluruh wilayah I-XIII.

Sedangkan pimpinan yang berada di Radjiman (Kantor Disdik Jabar) akan berperan sebagai koordinator PPDB 2021. “Kita akan pantau pelaksanaan PPDB nanti dengan melakukan roadshow. Jika ada permasalahan, kita akan langsung cepat mengambil langkah solutif,” ujarnya.

Selanjutnya adalah penyertaan sekolah swasta dalam proses pendaftaran PPDB 2021. Nantinya, peserta didik yang mendaftar pada PPDB 2021 tak hanya memilih sekolah negeri, tapi juga harus memilih sekolah swasta.

“Berdasarkan data, hanya 41,5% siswa SMP dan MTs di Jabar yang ?diterima di sekolah negeri. Dengan jumlah sekolah swasta yang mencapai 4 ribuan, tahun ini kita sertakan sekolah swasta masuk dalam sistem PPDB,” tuturnya.

Perbedaan lainnya, tambah Kadisdik, penyertaan nilai rapor yang lengkap dengan ranking peserta didik. “Salah satu persyaratan PPDB 2021 adalah melampirkan nilai rapor siswa dari semester I hingga V,” imbuhnya.

“Yang lainnya adalah jalur masuk bagi siswa/anak berkebutuhan khusus (ABK). “Jika tahun lalu kuota ABK termasuk dalam jalur zonasi, tahun ini kuota tersebut masuk jalur afirmasi,” jelas Kadisdik.

Kadisdik pun menjelaskan, Disdik Jabar melalui kantor cadisdik wilayah dan satuan pendidikan telah menyosialisasikan PPDB secara optimal.

“Disdik juga memanfaatkan media sosial sebagai upaya percepatan pemberian informasi PPDB kepada masyarakat,” jelasnya.

Kadisdik berpesan, sebelum pendaftaran PPDB dimulai, kantor cabang dinas harus sudah mencatat hasil evaluasi dari sosialisasi PPDB yang sudah berlangsung. “Harus dievaluasi secepatnya. Itu akan jadi bahan dalam rangka perbaikan untuk sosialisasi PPDB yang akan datang,” tegasnya.

Tags: pemprov jabar
Previous Post

Ridwan Kamil Ajak Kepala Daerah dan Masyarakat Jaga Alam

Next Post

Buka Rakercab Pramuka, Oded Ingatkan Misi dan Keikhlasan Dalam Bekerja

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.