close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Pemkot Bandung Jajaki Pengelolaan Sampah Jadi Batu Bara

Dery F.G
Senin, 21 Juni 2021 - 07:00:17
in KABAR KOTA
Pemkot Bandung Jajaki Pengelolaan Sampah Jadi Batu Bara

(foto: Hendar Suhendar)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menjajaki beragam upaya menyelesaikan masalah sampah di Kota Bandung. Salah satunya dengan mempelajari pengolahan sampah menjadi batu bara.

Untuk itu juga, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengunjungi tempat pengolahan sampah PT Tekno Inovasi Asia (TIA) yang mengelola sampah menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF) di Jalan Jendral. A.H. Nasution, belum lama ini.

Menurutnya, sampah RDF tersebut diklaim bisa menjadi pengganti batu bara. RDF merupakan sampah yang mudah terbakar dan telah mengalami pemilahan dan proses pencacahan.

Di tempat tersebut mampu memproduksi RDF sebanyak 16 ton per bulan. Tingkat kelembapannya di bawah 10 dan nilai kalori 2.800-3.500 yang setara dengan batu bara muda.

Dalam kunjungannya, Yana didampingi Kepala Dinas Lingkungah Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Dudy Prayudi.

?Ada yang menjadi RDF dengan kalori tinggi 3.500. Ini bisa sebagai substitusi pengganti batu bara. Kemudian ada yang diolah menjadi maggot, ada yang diolah menjadi kompos. Dan ada yang diolah menjadi kompos cair,? kata Yana di sela-sela peninjauan.

Yana mengatakan, dengan adanya pengelolaan sampah ini dapat mengurangi sampah di Kota Bandung.

Tak hanya itu, ia menyebut, karakteristik sampah di pasar-pasar Kota Bandung cocok untuk menjadi bahan baku RDF.

?Kita akan coba jajaki. Apakah bisa terjalin kerja sama? Jadi kita minta disimpan satu alat di TPS milik Pemkot Bandung, mereka melakukan pengolahan di situ,” kata Yana.

“Harapannya, pengelolaan sampah itu habis di lokasi. Nanti hasil produksinya dijual oleh teman-teman yang memiliki teknologi,? jelasnya.

Menurut Yana, harga yang dikeluarkan pun masih jauh di bawah harga batu bara. Sehingga dapat mengurangi ongkos produksi.

?Ada yang (dijual) ke pabrik tahu, ada yang ke tekstil. Dijualnya per ton, masih di bawah Rp1 juta per tahun,? jelasnya.

?Harga jualnya itu cukup bagus, lebih murah dari batu bara, tapi biaya produksinya tidak tinggi,? tutur Yana.

Usai mengunjungi kawasan tersebut, Yana melanjutkan ke wilayah pengelolaan sampah lainnya. Di antaranya, Jalan Babakan Suka Mulya RW 09 Kelurahan Pasanggrahan, KBS Sukamiskin, Jalan. A.H Nasution No 96 Gg. HM Tamim RT 02 RW 02 dan KBS Antapani, Jalan Banjarsari 4 sebelah SDN Griba 23 RW 19 Kel. Antapani Tengah.

Dengan berbagai macam metode pengelola sampah tiap wilayah, ia optimis masyarakat mampu mengelola dengan baik. Mulai dari memilah sampah dari sumbernya yaitu rumah.

Ia juga terus mendorong kewilayahan untuk berinovasi.

“Dengan masyarakat yang ‘guyub’ maka kebersihan Kota Bandung akan lebih terasa,” ujar Yana.

Tags: batu baraEma sumarnakota bandungoded m danialpemkot bandungsampahtpstpuYana Mulyana
Previous Post

Oded Kembali Imbau Warga Daerah tak Datang ke Bandung

Next Post

Yana: Penanganan Jenazah Covid-19 Sesuai Pedoman Kemenkes

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.