close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

Pandemi Covid-19, Akpar NHI Bandung Terapkan Metode Hybrid

Kurniawan
Sabtu, 3 Juli 2021 - 18:57:19
in SERBA SERBI
Pandemi Covid-19, Akpar NHI Bandung Terapkan Metode Hybrid
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BANDUNG – Akademi Pariwisata NHI Bandung (Akpar NHI Bandung) menjadi salah satu Perguruan Tinggi Swasta, di bawah naungan Yayasan Kopensi STPB yang menerapkan metode hybrid sesuai dengan arahan Kemendikbud pada masa pandemi covid-19.

“Masa pandemi tentunya kami mengedepankan aspek kesehatan dan kami ikuti arahan pusat, ungkap Idham Sakti Wibawa, S.E., MM. Par. selalu Ketua Program Studi Akpar NHI Bandung.

Ia menuturkan, sementara ini pihaknya hanya menyelenggarakan UKM wajib, untuk mahasiswa jurusan F&B dan Kitchen & Pastry. Mereka dapat berdiskusi tata cara membuay kopi dan sebagainya.

“Jurusan F&B yakni BarNgop untuk Barista, dimana para siswa dapat berdiskusi soal kopi dan Melanger untuk Mixologist, bagaimana cara membuat minuman yang enak, dari mulai tekstur, dan warna, supaya pas,” bebernya.

Selanjutnya jurusan Kitchen & Pastry ada Nafro, yang mempelajari teknik-teknik terbaru dalam pembuatan makanan, misalnya seperti teknik Molecular Gastronomy.

Disamping itu, sambungnya, kondisi sekarang ini pun tidak lantas mengurangi metode pembelajaran lainnya yang sudah baku, terutama diakui kualitasnya.

“Contohnya, untuk kurikulum pembelajarannya terdiri dari 50% teori, dan 50% praktek dan dengan adanya ketentuan bahwa 1 instruktur mengawasi maksimal 8 mahasiswa, yang bertujuan untuk mengedepankan kualitas pembelajaran,” sahutnya.

Dengan mengusung tagline ‘The Real Swiss Model Hotel School’, pihaknya menerapkan sistem pembelajaran Swiss Model hingga sekarang ini. Dimana berawal dari banyak orang-orang Swiss yang datang ke Indonesia dalam rangka Government to Government. “Dan kemudian pada prosesnya, para Founding Father dari Akpar NHI Bandung inilah yang terinspirasi oleh tenaga pendidik dari Swiss,” bocornya.

Atas dasar itu juga, Akpar NHI Bandung memiliki visi menjadi ‘Perguruan Tinggi Vokasi Perhotelan yang Unggul di Tingkat Global di Tahun 2042’. Ditambah, profil dosen di Akpar NHI Bandung sendiri adalah berasal dari para praktisi yang memang sudah lama berkecimpung di bidang perhotelan, dan sesuai persyaratannya yakni yang sudah memiliki gelar S2.

“Ada pula beberapa dosen Akpar NHI Bandung yang masih menjadi General Manager. Selain memiliki pengajar yang mumpuni di bidangnya, sarana dan fasilitas kami lengkap sesuai kebutuhan peminatan masing-masing,” aku Idham.

Ia mencontohkan, seperti fasilitas di peminatan Room Division yang dilengkapi dengan laboratorium praktikum, berupa ruang simulasi Front Office (lobby), simulasi Housekeeping/Guest Room.

Selain itu juga, Kitchen praktik, sarana olahraga, sarana kesenian, dan berbagai sarana lain sesuai kebutuhan peminatannya sendiri.

“Selama lima tahun terakhir jurusan Kitchen di prodi perhotelan, menjadi jurusan favorit di Akpar NHI Bandung, tetapi saat ini jurusan Food and Beverage menjadi jurusan yang sedang naik daun, karena mengingat banyaknya tren Coffee Shop, dan Barista,” tuturnya lagi.

Salah seorang alumni, Heru Kurniadi (37 tahun) yang menjadi Owner/Direktur PPM Hospitality, mengaku banyak pengalaman serta ilmu yang didapat.

“Terlebih pencapaian saya bisa singgah diluar negeri yakni New York, Amerika Serikat. Hal serupa juga dirasakan oleh teman lainnya yang berhasil singgah dibeberapa negara. Tidak hanya sisi akademis, pelajaran diluar itu, salah satunya kedisiplinan saya dapatkan. Hingga akhirnya tanpa disadari membuat saya bisa lebih menghargai waktu serta kesempatan yang diberikan. Terutama secara tidak langsung membentuk mental untuk tidak pernah berhenti berjuang dalam sebuah pencapaian diri,” imbuhnya.

Previous Post

RSUD Ujungberut Ditutup Sementara Untuk Pasien Covid-19

Next Post

Cara Jabar Jaga Stok Oksigen di Rumah Sakit

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.