Sebanyak 512.756 masyarakat di Provinsi Jawa Barat menjalani vaksinasi Covid-19 serentak pada Sabtu 28 Agustus 2021.
Dengan tajuk Gebyar Vaksin Jabar, Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin merealisasikan target kekebalan kelompok atau herd immunity pada Desember 2021.
Kepala Divisi Percepatan Khusus Vaksinasi Covid-19 Jabar Dedi Supandi mengatakan program Gebyar Vaksin Jabar kali digelar di 903 titik di seluruh Jawa Barat.
Adapun sentra vaksinasi yang disiapkan Pemprov Jabar sendiri tersebar di puskemas (439 titik), di sentra vaksin (8 titik), sentra Al Jabbar (1 titik), Industri (12 titik), Pesantren (34 titik), Desa (174 titik), mal/pusat perbelanjaan (5 titik), pokja percepatan vaksinasi di 13 KCD Pendidikan (229 titik), komunitas (3 titik).
“Ini judulnya adalah menuju 37 juta vaksinasi warga Jabar. Maka hari ini kita buktikan, ternyata di 903 titik dapat melaksanakan vaksin serentak dengan menyasar 512.756 sasaran,” katanya.
Setiap minggunya, Jawa Barat mengalami peningkatan dalam melakukan vaksinasi. Setelah sebelumnya menyentuh angka 400 ribu per hari dan menjadi yang tertinggi di Indonesia, kini meningkat lebih dari 25 persen.
Salah satu kuncinya adalah dengan menyasar kelompok atau komunitas yang belum tersentuh serta lebih melibatkan masyarakat pada umumnya.
Saat ini pihaknya lebih menguatkan terhadap pemetaan daerah agar pendisitribusian vaksin bisa berjalan dengan baik.
Namun jika daerah tersebut tidak bisa menjalankan vaksin dengan optimal maka pendistribusian bisa dialihkan kepada daerah dengan tingkat keikutsertaan yang lebih tinggi.
“Jadi gini, ada kesamaan target, yaitu berapa sih yang harus divaksin per kecamatan misalnya. Kedua, ada kesamaan perencanaan vaksin yang dibutuhkan. Ketiga ada kesamaan jumlah kebutuhan vaksinator dan kita sudah mapping per kabupaten,” jelasnya.
“Kita akan mengevaluasi kalau ada kabupaten kota yang lambat dalam percepatan vaksin ini, kita punya hak untuk mengalihkan (vaksin) ke daerah yang cepat,” tegasnya.





