close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Perubahan Formasi yang Terbayar Manis

Budiana
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 11:29:15
in HEADLINE, KABAR PERSIB
Perubahan Formasi yang Terbayar Manis

persib.co.id)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Persib Bandung menumbangkan PS Sleman (PSS) dengan skor 4-2 dalam lanjutan Liga 1 2021/2022, Jumat (22/10/2021). Pelatih Robert Alberts pun membeberkan kunci kemenangannya.

Menurutnya, di babak pertama strategi memainkan Dedi Kusnandar-Marc Klok-Mohammed Rashid secara bersamaan tak berjalan efektif. Apalagi, pemain belakang juga sempat lengah dan berbuah fatal. Hasilnya Persib tertinggal 0-1 di babak pertama.

Tapi, dia merespons di babak kedua dengan memainkan formasi berbeda. Dedi dan Febri Hariyadi ditarik digantikan duet Wander Luiz dan Geoffrey Castillion. Pemain pun diminta bermain lebih cepat, terutama dalam mengalirkan bola ke pertahanan lawan. Ini berjalan efektif.

“Di babak kedua kami mencoba mengubah formasi, kami mengubah cara bermain, dan itu berhasil terbayarkan,” kata Robert.

Meski menang, dia menyoroti lini belakang yang dua kali melakukan kesalahan fatal. Sebab, dua kesalahan itu berujung dua gol ke gawang Persib.

Sementara itu, pelatih PSS Dejan Antonic menyebut kekalahan timnya dimulai ketika Persib mendapatkan penalti. Dia mengkritisi penalti itu. Apalagi, wasit butuh waktu sekitar enam detik sebelum memutuskan menunjuk titik putih.

“Momen yang membuat kami bingung adalah penalti yang diberikan kepada Persib. Ya, itu sudah biasa di sepak bola Indonesia (wasit membuat kesalahan),” cetusnya.

Pasca skor menjadi 1-1, mental pemain PSS runtuh dan berujung melakukan beberapa kesalahan krusial. Sehingga, empat gol bersarang di gawang PSS yang dikawal Miswar Saputra.

Pria asal Serbia itu pun mengungkap kekecewaannya. Sebab, di babak pertama, strategi yang dijalankan cukup efektif dan timnya sempat unggul. Tapi, di babak kedua semuanya buyar.

“Pasti kecewa karena di babak pertama kami disiplin, tetapi Persib meraih kemenangan,” tandas Dejan. (bud)

Tags: liga 1liga 1 2021/2022persibPersib bandungpersib vs pss
Previous Post

Gerindra Jabar Paksa Prabowo Subianto Jadi Capres 2024

Next Post

Menakar Polemik #ReneOut Usai Persib Kembali ke Trek

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.