Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan juara umum pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua.
Demi memuluskan target tersebut, program orang tua asuh bagi para atlet bakal diterapkan selama berada di Papua. Kepala cabang dinas akan ditunjuk sebagai orang tua asuh.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat dan juga Chef de Mission (CdM) atau ketua rombongan kontingen Jabar, Dedi Supandi mengatakan tugas orang tua angkat yaitu memperhatikan dan melakukan bimbingan atlet Peparnas Jabar selama di Papua. Termasuk memastikan kebutuhan para atlet dapat terpenuhi.
“Saya menugaskan juga seluruh kepala cabang dinas untuk menjadi orang tua angkat dari atlet yang akan bertanding di Papua.”
“Sehingga atlet Jabar ini tidak memikirkan urusan makan dan yang lainnya, dia fokus untuk bertanding untuk memperebutkan gelar di sana,” katanya.
Selain itu, Dedi menambahkan, pihaknya akan memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh kontingen Jabar, baik itu sebelum berangkat menuju Papua dan juga ketika kembali ke Jabar.
“Nanti tanggal 1 akan melaksanakan PCR, lalu tanggal 2 dini hari berangkat dan pulang dari Papua kita juga siapkan ruang untuk isolasi mandiri nantinya,” katanya.
Sebanyak 415 kontingen Jabar termasuk pelatih dan official akan mengikuti 12 cabang olah raga yang dipertandingan pada Peparnas XVI Papua.
130 Medali menjadi target yang harus diraih jika Jabar ingin keluar sebagai juara umum.





