close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

Hasil Jaga Hutan, Koperasi Klasik Beans Mampu Ekspor Kopi ke Perancis

Mahyr A.
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 17:06:49
in SERBA SERBI
Hasil Jaga Hutan, Koperasi Klasik Beans Mampu Ekspor Kopi ke Perancis
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Koperasi Klasik Beans mengekspor kopi tipika spesial arabika ke Perancis. Tak tanggung-tanggung, komunnitas petani kopi asal Kabupaten Bandung ini mengirimkan 19.500 Kg kopi.

Prestasi tersebut cukup membanggakan karena mampu mengekspor meski kondisi pandemi, ditambah sulitnya menjual barang ke luar negeri karena sulitnya mendapatkan jalur ekspedisi perkapalan atau kontainer.

Pelepasan ekspor kopi dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sabtu 30 Oktober 2021, di Lapangan Upakarti Pemkab Bandung. Turut mendampingi Ketua Umum Kadin Indonesia Provinsi Jabar Tubagus Raditya.

Menurut Dadang, prestasi yang ditunjukan Koperasi Klasik Beans ini merupakan awal baik bagi masyarakat Kabupaten Bandung yang harus ditindaklanjuti. Terlebih wilayah Kabupaten Bandung sangat menjanjikan karena dikelilingi pegunungan, luas area 17,6 ribu hektare, mayoritas 20 ribu hektare untuk lahan teh dan kopi.

“Sunda Hejo ini bisa menghasilkan 10 ton per bulan. Tentu Pemkab Bandung harus support. Saya akan datang ke lokasi perkebunannya, kita bantu. Ini langkah konkrit percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Dadang.

Dadang meminta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung untuk mengakomodasi komunitas kopi dengan memberikan kemudahan fasilitas, mulai administrasi dan perbankan.

“Kita akan membuat pabrik pusat kopi di Solokan Jeruk. Pelaku kopi dikumpulkan, lalu produksi bersama. Tahun 2022, kita akan berikan jaminan kepada petani dengan memberikan jaminan asuransi beri kepada petani Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Uden Banu dari Koperasi Klasik Beans menjelaskan, pihaknya menganut metode Green Economy. Artinya proses menanam kopi dilakukan tanpa merusak hutan.

“Kopi tumbuh di pegunungan. Menanam kopi tidak perlu membabat hutan. Kita menjaga alam, lalu alam memberikan kepada kami berupa kopi tipikasi arabika yang terbaik,” ujarnya.

Uden menuturkan, para petani binaannya melakukan deforestasi atau membuat hutan di lahan kosong, kemudian baru menanam kopi. Ketika kopinya tumbuh dan berbuah, maka alam telah memberikan hadiah terbaik.

“Di kopi ada anggapan, makin bagus kopi ada di hutan atau di ketinggian. Tapi jangan merusak hutan. Kita sudah punya lahannya, misalnya di Leuweung Tiis Garut dan Puntang Cimaung,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Jawa Barat Bidang Perdagangan Indriani mengatakan, sebenarnya Koperasi Klasik Beans telah melakukan ekspor sejak tahun 2009 lalu. Namun karena kondisi pandemi, ekspor sempat terhenti, dan baru sekarang bisa melakukannya ke Peeancis.

“Setiap bulan, koperasi ini bisa menghasilkan 10 ton per bulan, 80 persen untuk pasar lokal dan sisanya ekspor. Hari ini mereka keluar dari lubang, menunjukan bahwa Kabupaten Bandung punya potensi untuk spesialisasi tipika kopi,” kata Indri.

Indri mengapresiasi upaya Koperasi Klasik Beans yang menghasilkan kopi tetapi sambil menyelamatkan hutan. Para petani memiliki keyakinan bahwa hutan memberikan manfaat lebih ketika mereka juga menjaga hutan.

Tags: dadang naserkopi
Previous Post

Hasil Jaga Alam, Koperasi Klasik Beans Mampu Ekspor Kopi ke Perancis

Next Post

Terkait Dualisme Musda Golkar Kota Bekasi, Ini Penjelasan Plt Ketua

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.