Sebuah terobosan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat dengan mengusung kurikulum berbasis ekonomi digital untuk 206 SMK Negeri di Jabar.
Sebagai langkah awal, sosialisasi telah dilakukan termasuk melibatkan 406 guru SMK di Jabar di dalamnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi mengatakan hal ini dilakukan sebagai upaya dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) guna menghadapi kemajuan teknologi.
“Jadi, kurikulum itu sudah dilakukan (sosialisasi) dari Juni sampai September ini dan Shopee juga sudah melakukan pelatihan dengan Bapak Ibu Gurunya sebanyak 406 orang, hari ini penandatanganan MOU untuk pelatihan terhadap siswanya,” katanya dalam peluncuran program pengembangan bisnis digital untuk SMK di kampus Shopee, Jalan BKR, Kota Bandung, Selasa (23/11/2021).
Disaat gurunya mendapatkan pelatihan, kata dia, dibuka link bagi siswa yang ingin mendaftar untuk mengikuti pelatihan kurikulum digital Shopee yang telah disusun.
Selain itu dari target 20 ribu siswa yang mendaftar melebihi dari ekspektasi. Tercatat kini sudah ada 26 ribu lebih orang yang mendaftar.
Dedi Supandi menilai, selama ini SMK selalu dikaitkan dengan Industri, sehingga lebih banyak mendidik menjadi karyawan.
“Makanya dari Juni, kita juga program sekolah pencetak wirausaha digital ujungnya sama untuk ekonomi digital juga,” ucapnya.
Dedi Supandi memastikan, kerja sama ini akan terus diperbanyak untuk menyasar SMK swasta.





