Bandung – Sebanyak Rp4,4 miliar berhasil dikumpulkan para pelajar SMA/SMK dan SLB se-Jawa Barat dalam program Infaq Masal Aktualisasi Masagi (IMAN) 2022.
Nantinya uang yang tersebut akan diberikan kepada yang membutuhkan seperti masyarakat tidak mampu di lingkungan sekolah, pembangunan masjid, lembaga amil zakat, rumah yatim dan pondok pesantren.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Dedi Supandi mengatakan pengumpulan infaq ini dilakukan sejak 5 hingga 22 April 2022 dengan melibatkan seluruh siswa-siswi dari 848 sekolah se-Jawa barat.
“Panitia Provinsi menerima dan merekap laporan capaian per hari dan jumlah keseluruhan capaian program IMAM dari Cabang Dinas. Terhitung telah mengumpulkan Rp4,4 miliar, detailnya Rp4.495.035.400,” ujar Dedi Supandi, Senin (25/4/2022).
Program IMAN ini adalah upaya Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat guna meningkatkan pelaksanaan ibadah serta mewujudkan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan dalam mengisi bulan Ramadhan 1443 Hijriyah.
Selain gerakan gotong royong, tujuan dari program IMAN ini yaitu memperkuat ketaqwaan kepada Allah SWT, menumbuhkan solidaritas dan perilaku sosial pelajar terhadap sesama, mengimplementasikan nilai utama pendidikan karakter Jabar Masagi yaitu pelajar yang mempunyai fisik yang kuat, otak yang cerdas, hati yang berakhlakul karimah, serta rajin beribadah.
“Dan juga membiasakan atau habit bagi pelajar dalam berinfaq atau sedekah baik selama bulan
Ramadhan maupun setelahnya,” katanya.
Lebih lanjut, menurut Dedi, bagi pelajar program IMAN ini memiliki manfaat memberikan pendidikan karakter secara eksplisif, sistematis, dan berkesinambungan dengan melibatkan aspek knowing the good atau pengetahuan, loving the good atau kecintaan, dan acting the good atau kebiasaan.
“Dari 3 aspek itu diharapkan akan tumbuh tindakan rasa sosial ingin membantu dan berbagi kepada orang lain,” katanya.





