close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR JABAR

SMKN Jadi Primadona di PPDB Jabar 2022

Okan
Jumat, 15 Juli 2022 - 13:04:32
in KABAR JABAR
Hari Lahirnya Pancasila, Semangat Pancasila di Era Digital
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bandung – Minat siswa untuk mengambil Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) pada PPDB Jabar 2022 semakin tinggi. Tahun ini terjadi peningkatan sebanyak 8.401 siswa dibandingkan tahun lalu.

Kepala Bidang Pengembangan SMK Dinas Pendidikan Jawa Barat Edy Purwanto mengatakan jumlah peningkatan ini hampir terjadi di seluruh daerah di Jawa Barat dan seluruh jalur masuk.

“Dari 10 jalur di PPDB 2022 ini, pendaftar yang diterima ke SMKN sebanyak 112.325 siswa. Sedangkan pada tahun 2021 lalu sebanyak 103.924 siswa. Artinya ada selisih 8.401,” katanya, Jumat (15/7/2022).

Dia merinci peningkatan terjadi untuk siswa melalui jalur Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada tahun 2022 ini bertambah 34 siswa menjadi total 87 siswa.

Untuk jalur KETM bertambah 750 siswa, dari 21.692 pada 2021 menjadi 22.442 pada 2022. Pun demikian untuk jalur kondisi tertentu, bertambah 158 pada disandingkan tahun 2021, yaitu 615 pada tahun ini dan 457 siswa pada tahun lalu.

“Yang terbanyak yaitu jalur persiapan kelas industri, bertambah 11.256 siswa pada PPDB 2022. Pada tahun lalu kan 18.956 siswa dan tahun ini ada 30.212 pendaftar yang diterima,” paparnya.

Menurut Edy, ada beberapa faktor pendaftar yang memilih SMKN pada PPDB 2022 ini. Selain SMK memiliki nilai tambah untuk pengembangan keahlian siswa, juga hari ini lulusan SMK tidak hanya berbicara agar cepat mencari pekerjaan setelah lulus nanti.

“Justru hari ini bagaimana lulusan SMK di Jabar ini dapat menciptakan lapangan kerja di kemudian hari, jadi tidak hanya berbicara tentang bagaimana mencari kerja setelah lulus nanti,” katanya.

Diketahui, SMKN di Jabar sendiri berjumlah 288 sekolah. Hal ini memang menjadi sebuah kendala, mengingat tidak seluruh kota kabupaten memiliki jumlah SMK Negeri yang banyak.

“Seperti di Cimahi, keahliannya memang macam-macam tapi SMKN-nya hanya tiga, jadi otomatis penuh. Di Cirebon juga, di sana hanya ada dua SMK Negeri,” pungkasnya.

Previous Post

Terpilih Pimpin Demokrat Kota Bandung, Aan Andi Purnama Janji Kembalikan Kejayaan Partai

Next Post

PDI Perjuangan Lirik Ketua Karang Taruna Bandung untuk Pilkada Bandung 2024

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.