close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Industri E-Sports di Bandung Diyakini Berkembang di Tengah Prediksi Resesi Tahun Depan

Kurniawan
Rabu, 14 Desember 2022 - 13:48:41
in HEADLINE, SERBA SERBI
Industri E-Sports di Bandung Diyakini Berkembang di Tengah Prediksi Resesi Tahun Depan
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BANDUNG – Ketua e-sports Indonesia (ESI) Cabang Kota Bandung, Dandan Riza Wardana optimistis industri e-sports bisa terus berkembang meski tahun depan diprediksi terjadi resesi global. Mantan manajer Persib Bandung ini pun meyakini bisa mendapatkan atlet potensial melalui berbagai event yang sempat terkendala pandemic Covid-19.

Menurut Dandan, Kota Bandung memenuhi sejumlah indikator sebagai tempat yang cocok untuk industri e-sports. Salah satunya, penduduk wilayah berjuluk Paris van Java ini memanfaatkan teknologi digital sangat baik.

“Data yang dirilis oleh Pemerintah Kota Bandung itu 2,1 juta jiwa penduduknya merupakan pengguna internet aktif, artinya bisa dikatakan aksesibilitas terhadap hal yang berhubungan dengan dunia digital sangat tinggi, e-commerce tumbuh sehingga berpengaruh pada perekonomian, termasuk game online persentase yang memainkannya sangat tinggi,” ucap Dandan Riza Wardana.

“Di Kota Bandung ini banyak anak-anak muda potensial yang dapat berlaga di beragam event atau kompetisi level nasional dan internasional. SEA Games 2019 di Filipina, Ketika e-Sports pertama kali dipertandingkan, kontingen Indonesia menyumbangkan 2 perak, ada sumbangan atlet asal Kota Bandung yaitu Gilang Dwi Fallah,” ujar Dandan.

Dandan yakin akan lahir atlet baru potensial dari Kota Bandung. Salah satu upayanya adalah menjaring dari kompetisi atau kejuaraan. Terlebih, pihak penyelenggara tak hanya berasal dari pihak swasta, namun pemerintah pun kerap membuat kompetisi khusus game online untuk berbagai segmen dan genre.

Peminatnya tak main-main. Ia mencontohkan, ada 3.000 peserta mengikuti kejuaraan eSport bertajuk Piala Gubernur Jabar 2022 yang dihelat di Youth Center, Komplek SPOrT Jabar, Jalan Arcamanik, Kota Bandung pada pertengahan tahun lalu.

Kejuaraan tersebut terbagi dalam lima kategori, yakni, ada 256 tim untuk Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), 128 tim untuk bertanding Valorant, 240 tim di PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), 214 tim untuk Free Fire, dan 128 orang bertanding di Pro Evolution Soccer (PES).

“Event kejuaraan seperti itu dapat menjadi ajang pencarian bakat atlet yang dipersiapkan untuk berprestasi baik di tingkat nasional dan internasional,” terang Dandan Riza Wardana.

Dari sisi potensi, industry game ini sudah tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Tak sedikit anak muda yang sudah berkarir secara professional. Hal lainnya, berdasarkan statista.com, tahun 2020 lalu pasar esports global bernilai lebih dari 950 juta dolar AS atau sekitar 14 triliun Rupiah. Jumlah tersebut masih akan terus bertumbuh menjadi hampir 1,79 miliar dolar AS pada 2022.

Mayoritas pendapatan ini berasal dari sponsor dan iklan, dan sisanya dari hak media, publishers fee, merchandise dan tiket digital, serta streaming.

Dalam hal pendapatan, media riset digital Newszoo, menyampaikan bahwa Asia dan Amerika Utara mewakili dua pasar esports terbesar, dimana Amerika Utara menguasai 37% pasar, diikuti China yang menguasai seperlima pasar, dan Korea Selatan 6%.

“Data dan riset menunjukkan ini adalah industri yang potensial untuk anak muda khususnya. Jadi, saya tetap optimis bahwa industri ini bisa tetap tumbuh dengan baik meski tahun depan diprediksi ada resesi gobal. Kami dari ESI berugas memastikan ekosistemnya tetap hidup,” ucap pria yang pernah menjabat sebagai manajer Persib Bandung Junior tersebut.

Tags: Dandan Riza WardanaDotae-SportFree firekota bandungMobile legendpersibPESResesi
Previous Post

Kembangkan Area Sekitar Stasiun Tegalluar, KCIC Sepakati Kerja Sama dengan Summarecon

Next Post

Yayasan Jantung Indonesia Cabang Jawa Barat Salurkan Bantuan dan Santunan Terhadap Warga Cianjur

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.