BANDUNG – Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di Grand Sudirman Ballroom, Jalan Sudirman, Kota Bandung pada Jumat 19 Januari 2024. Sebanyak 3000 saksi pun hadir untuk mendengarkan pemaparan dari Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.
Kegiatan tersebut pun dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Jabar, TB Ace Hasan Syadzily, Sekjen DPD Golkar Jabar, MQ Iswara, Wakil Ketua DPP Golkar, Ridwan Kamil dan Nurul Arifin, serta para ketua DPD Golkar kabupaten/kota seJabar, sampai para calon legislatif yang akan bertarung pada pileg 2024.
Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, kehadiran Ridwan Kamil bersama Golkar menjadi nilai tambah untui memenangkan partai berlambang pohon beringin tersebut. Terlebih Ridwan Kamil pun menjadi ketua Tim Pemenangan Daerah (TKD) Jabar untuk pasangan calon presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.
“Golkar dan Prabowo itu satu target, yakni menangnya Prabowo maka menang pula Golkar. Kami akan siapkan dana untuk para saksi yang nanti akan bertugas di TPS. Kami ingin para saksi militan dan kuat. Sebab, kemenangan pemilu dan pilpres itu ada di TPS. Jadi, saya meminta agar para saksi betul-betul menjaga kemenangan,” ujar Airlangga.
Airlangga juga mengingatkan waktu kampanye sekitar sebulan. Bahkan, Golkar Jabar sudah memiliki target di semua dapilnya bertambah satu kursi sehingga bisa meraih 26-30 kursi alias 20 persen suara.
“Bagi para calon kepala daerah yang sempat mendapatkan SK untuk maju pilkada, maka target ini harga mati dan wajib,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jabar, TB Ace Hasan Syadzily menambahkan bahwa Jabar merupakan daerah penting dan menjadi barometer nasional dengan pemilih sekitar 35,7 juta dan 140.457 TPS.
“Kami berkewajiban memastikan seluruh TPS di Jabar harus diisi saksi militan, tangguh, dan siap memenangkan Golkar. Ditambah, mayoritas pemilih 2024 di Jabar lebih 50 persen diisi gen Z dan milenial,” kata Ace.
Ace Hasan juga menyebut beberapa kabupaten/kota di Jabar penting menjadi perhatian, salahsatunya Kabupaten Bogor yang pemilihnya hampir 4 jutaan yang sama dengan satu provinsi di luar Jawa.
“Dengan besarnya pemilih Jabar tentu penting memastikan di Jabar menang dam Insya Allah Golkar Indonesia menang,” sahut Ace.
Pileg 2019 untuk DPR RI dari Jabar itu, lanjut Ace, menyumbang 14 kursi. Ketum Airlangga telah mengarahkan ke Golkar Jabar untuk setiap dapil menambah perolehan kursinya. Posisi Golkar pada pemilu 2019 berada di urutan keempat di bawah Gerindra, PKS, dan PDIP.
“Kami harapkan pemilu 2024 bisa meningkat menjadi partai pemenang,” tandasnya.





