close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR NUSANTARA

Sinyal Positif DPR soal Jokowi Ingin Merevisi UU ITE

Budiana
Selasa, 16 Februari 2021 - 17:30:59
in KABAR NUSANTARA
Sinyal Positif DPR soal Jokowi Ingin Merevisi UU ITE

Ilustrasi media sosial. (Tracy le Blanc/Pexels)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Keinginan Presiden Joko Widodo merevisi UU ITE jika menimbulkan ketidakadilan direspon DPR. Hal itu dianggap sebagai keinginan yang positif dan harus direspon.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem Muhammad Farhan menyatakan sepakat dengan usulan revisi tersebut. Revisi itu bahkan dinilai jadi langkah memperkuat peran negara memberantas buzzer penyebar hoax.

“Kami sangat terbuka pada ide merevisi UU ITE karena memang UU ITE ini sudah berusia 13 tahun, saatnya disesuaikan dengan perkembangan zaman dan memberantas hoax dan ujaran kebencian,” ujar Farhan dalam keterangan persnya, Selasa (16/22021).

UU ITE, menurutnya, harus menjadi pembatas sekaligus filter bagi pemberi kritik yang konstruktif agar tidak menjadi salah paham yang berujung urusan hukum. “UU ITE bagaimanapun harus menjadi pagar dan otokritik bagi kita semua dalam memanfaatkan media digital sebagai media kebebasan berekspresi,” jelasnya.

Jika jadi direvisi, UU ITE yang baru harus mampu menjadi acuan bagi masyarakat yang aktif bermedia sosial agar berperan aktif menciptakan arus informasi tanpa menggunakan bahasa – bahasa tercela hingga merusak nama baik individu.

“Seharusnya kita semua bisa menjaga diri dalam menyampaikan kritik atau pendapat, tanpa menggunakan bahasa yang kasar. Penggunaan kata dan istilah yang merendahkan dan melecehkan bukanlah bagian dari kebebasan berekspresi,” katanya.

Farhan mengatakan, ajakan Jokowi sebenarnya adalah ajakan bagi semua orang. Menurutnya, Jokowi mengingatkan agar siapapun lebih dewasa dalam berdemokrasi.

“Maka, saatnya sekarang kita kembali menjunjung nilai kebaikan yang luhur dan memikirkan kembali pilihan kata dan karya yang pantas untuk kita tampilkan di media digital. Karena apapun itu akan memberi dampak kepada masyarakat. Ajakan Presiden Jokowi sebetulnya adalah ajakan bagi kita untuk lebih dewasa dalam berdemokrasi,” tandas Farhan.

Tags: dprdpr rijokowirevisi uu iteuu ite
Previous Post

Jokowi Ingin UU ITE Direvisi, Pasal Karet Dihapus

Next Post

Persib Resmi Ditinggalkan Fabiano dan Zulham Zamrun

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.