Kabarbandung.id – Para disabilitas tunanetra kini bisa menjadi barista. Mereka akan mahir mengolah dan menyajikan beragam kopi.
Keahlian menjadi barista itu akan didapat para siswa di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna, Kota Bandung. Wyata Guna sendiri merupakan tempat pendidikan bagi para tunanetra.
Program pelatihan barista itu akan mulai berjalan pekan depan. Sebagai tahap awal, ada tujuh tunanetra calon barista yang akan dididik.
Seluruh perlengkapan dan kebutuhan untuk pengolahan kopi pun ditanggung lembaga asal Korea Selatan. Mereka akan dididik selama empat bulan.
Setelah pendidikan selesai, ketujuh orang itu akan jadi instruktur bagi siswa di Wyata Guna. Sehingga, akan ada banyak barista yang lahir dari sana. (bud)











