Kabarbandung.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial memuji masyarakat Kecamatan Cinambo dalam menjalankan program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan).
Saat ini beragam metode pengolahan sampah diterapkan oleh masyarakat dan terbukti mampu menekan produksi sampah yang dibuang ke TPA.
Tentunya hal tersebut berbanding lurus dalam menekan biaya pengangkutan sampah Pemkot Bandung yang kini mencapai Rp 150 miliar.
“Apabila pengelolaan sampah bisa selesai di sumber di tingkat RW dengan berbagai metodologi tepat guna, misalkan biodigester, bata terawang atau maggot. Apabila itu semua dilaksanakan berarti cost tiping fee berkurang.”
“Berarti duit ga keluar dari APBD, kalau ketika sudah efisien itu bisa dikeluarkan lagi untuk kepentingan masyarakat. Saya pikir masing-masing kelurahan ada tambahan lagi buat pembangunannya,” kata Oded.
Wali kota mengungkapkan, apabila program Kang Pisman berjalan dan mampu diterapkan diseluruh wilayah, dalam dua tahun ke depan setidaknya mampu mengurangi 600-750 ton sampah perhari.
?Kalau melihat dari sikap respon positif masyarakat di Kota Bandung saya kira dalam waktu dua tahun ke depan bisa 40-50 persen saja ya luar biasa. Tapi dengan catatan ini harus bisa terus berjalan sampai zero waste,? katanya.





