Kabarbandung – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung untuk melanjutkan program HEBAT! (Hidup Bersama Sahabat). Menurutnya, program yang sudah berjalan selama 9 tahun itu sangat bagus dan bermanfaat.
Program HEBAT! merupakan kurikulum pencegahan HIV kepada siswa kelas VIII SMP melalui berbagai pendekatan pengajaran. Tak hanya tatap muka di kelas tetapi juga pembelajaran melalui permainan sehingga siswa merasa senang dan bisa menangkap pelajaran dengan mudah.
Isi kurikulum tersebut memadukan pendidikan pencegahan penyalahgunaan narkoba (drug education) dan kesehatan reproduksi (reproductive health education). Kurikulum ini merupakan hasil kajian Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) yang telah mendapatkan penghargaan tingkat nasional.
Di Kota Bandung, HEBAT! dilaksanakan oleh 4 stakeholder yang saling bermitra, yaitu KPA Kota Bandung, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Fakultas Psikologi, dan Pusat Studi Klinis Fakultas Kedokteran Unpad
Keempat institusi tersebut telah menjalin kerja sama sejak 2010. Namun pada April 2019 lalu, kesepakatan tersebut berakhir secara administratif. Kendati begitu, wakil wali kota meminta program ini terus dilanjutkan.
“Pemerintah Kota Bandung meminta agar program ini dilanjutkan, meskipun secara administratif kerja samanya sudah berakhir. Saya minta, tolong urus administrasinya agar kita bisa terus lanjutkan,” ujarnya.
Wakil wali kota juga meminta program ini terus ditingkatkan. Jika saat ini setiap tahunnya hanya bisa menyasar 13.000 siswa, ia meminta agar targetnya ditingkatkan menjadi 17.000 siswa sesuai jumlah siswa SMP kelas VIII.
“Harus ditingkatkan karena ini program bagus. Setidaknya 17.000 sesuai jumlah anaknya. Minimal di sekolah negeri saja dulu,” katanya.





