close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Sekda Jamin Layanan Kesehatan di Bandung

Okan
Rabu, 22 Mei 2019 - 12:58:23
in KABAR KOTA
Bandung Terus Dorong Reformasi Birokrasi

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna. (Humas Kota Bandung)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kabarbandung – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan pelayanan kesehatan di Kota Bandung tak pandang bulu. Semua warga Kota Bandung memiliki hak untuk memperoleh layanan kesehatan.

“Untuk layanan dasar, saya tidak ingin bicara administrasi. Untuk layanan dasar, semua yang tinggal di Kota Bandung harus terlayani dengan baik,” tegas sekda saat memimpin rapat bersama Forum Kemitraan Kesehatan di Balai Kota Bandung Jalan Wastukancana, Rabu (22/5/2019).

Menurutnya, sebagai kota besar, Kota Bandung berpenghuni orang-orang dari berbagai daerah. Banyak mahasiswa yang menuntut ilmu di perguruan tinggi berasal dari luar daerah tinggal di Kota Bandung. Belum lagi para pekerja di berbagai sektor.

Ia menambahkan, pemerintah selaku penyelenggara layanan harus berupaya mengoptimalkan kapasitas yang ada. Setiap layanan harus memenuhi standar minimal.

“Kita punya 80 Puskesmas. Tapi belum semua memiliki fasilitas rawat inap. Kita berupaya agar masyarakat tidak perlu ke rumah sakit, karena antrenya pasti lebih banyak,” katanya.

Pada rapat tersebut hadir seluruh stakeholder kesehatan Kota Bandung, mulai dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang), BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, hingga Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jawa Barat.

Sekda sempat menyinggung soal pelayanan BPJS Kesehatan di rumah sakit. Ia mengaku banyak menerima aspirasi dan keluhan warga soal perbedaan layanan rumah sakit terhadap pasien BPJS.

Ia berharap, sejumlah keluhan warga bisa ditekan. “Jangan sampai ada keluhan pasien BPJS yang justru memiliki asuransi kesehatan. Harus ditangani optimal. Jika rumah sakit penuh, mohon bantu dicarikan yang kosong,” katanya.

Tags: kabar pemerintahlayanan kesehatan
Previous Post

Penghafal Alquran Berperan Penting Untuk Bangsa

Next Post

Wakil Dubes Kuwait Jatuh Cinta Kepada Kota Bandung

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.