Kabarbandung – Setelah ditutup cukup lama, Taman Tegallega akhirnya kembali dibuka untuk umum terhitung sejak Jumat (24/5/2019).
Peresmian sendiri dilakukan oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial. “Warga memang berharap cepat dibuka dan dimanfaatkan. Ini memang belum tuntas. Insya Allah akan kita lanjutkan lagi,” katanya.
Taman Tegallega ditutup untuk umum karena proses revitalisasi dengan penambahan beberapa fasilitas.
Di bagian dalam sebelah selatan monumen Bandung Lautan Api terdapat mini amphitheater yang terletak di samping kiri akses masuk Taman Lampion. Masjid Al Barokah di sebelah timur amphiteater juga melengkapi keindahan Taman Tegallega.
Oded meminta setelah kembali dibuka, seluruh pihak terutama masyarakat ikut berpartisipasi menjaga kawasan Taman Tegallega.
Dia menegaskan, kenyamanan kawasan taman juga menjadi tanggungjawab para penggunanya agar masyarakat yang lain bisa menikmati semua fasilitas yang ada.
“Mudah-mudahan taman ini menjadi alternatif untuk tempat kita bersukaria, tempat berkreasi baik anak muda, tua, perempuan atau laki-laki. Silahkan manfaatkan tempat dengan baik,” ujarnya.
“Pesan saya, jaga dan pelihara tempat ini, agar bisa bermanfaat untuk kita lebih lama,” pintanya.
Wali kota menyatakan, Pemkot Bandung akan menyempurnakan penataan kawasan Taman Tegallega pada 2020 mendatang, sehingga semua fasilitas bisa dinikmati secara maksimal.
Pengerjaan Taman Tegallega dilakukan secara bertahap sejak 2016. Secara keseluruhan, kini biaya revitalisasi sudah menghabiskan Rp. 31 miliar.





