close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Oded Ajak Keroyok COVID-19

Budiana
Selasa, 21 April 2020 - 20:53:03
in KABAR KOTA
Oded Ajak Keroyok COVID-19

(Humas Kota Bandung)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bandung – Wali Kota Bandung Oded M. Danial menegaskan kini sudah saatnya virus corona dikeroyok bersama-sama.

Sebab, penanganan virus corona tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Hal itu justru harus dilakukan seluruh warga negara Indonesia, termasuk warga Kota Bandung.

Oded menegaskan itu saat meresmikan Kegiatan Komunitas Bandung Bangkit Bersama dalam rangka Pelaksanaan Program Pencegahan Mandiri Penyebaran Covid-19 di Halaman Kantor Kecamatan Cicendo, Jalan Purabaya, Kota Bandung, Senin (20/4/2020).

“Kalau kata Mang Oded, Bandung Bangkit Bersama ini artinya kita akan bersama-sama mengeroyok melawan Covid-19 ini,” ujar Oded.

Oleh karenanya, menjelang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Oded meminta warga untuk tetap diam di rumah. Jika masih ada kebutuhan ke luar rumah, maka lakukan dengan secukupnya.

“Jangan banyak bergerombol di luar rumah. PSBB itu saatnya kita melawan Covid-19,” katanya.

“Kepada Pengusaha juga, kalau biasanya mencari keuntungan, saat ini waktunya berbagi. Kalau berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, Allah akan memberikan kemudahan bagi usahanya juga,” imbuh Oded.

Karena itu, Oded mengapresiasi Bandung Bangkit Bersama yang membantu Kecamatan Cicendo yang termasuk kategori zona merah tersebut.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan hari ini bisa memberikan spirit, semangat kepada warga Cicendo khususunya, Warga Bandung umumnya. Karena mengatasi penyebaran virus corona ini harus dilakukan bersama-sama,” katanya.

Berdasarkan Data Pusat Informasi Covid-19 Kota Bandung, Kecamatan Cicendo menjadi wilayah dengan kasus positif terbanyak yakni 20 kasus (per 19 April 2020). Maka dari itu Cicendo menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang juga hadir di acara itu mengatakan, Bandung Bangkit Bersama itu bisa membuktikan sebelum dan sesudah pertolongan yang seharusnya bisa terjadi perbaikan yang signifikan.

“Terpilihnya Kecamatan Cicendo ini karena masuk zona merah, dengan hadirnya PSBB selama 14 hari dengan pertolongan dari Pemerintah dan komunitas ini harusnya jadi percontohan bagi wilayah lain. Itu harapannya,” katanya.

Sedangkan Koordinator Bandung Bangkit Bersama, Ipong Witono mengatakan sebagai warga yang ingin berkontribusi di saat wabah Covid-19.

“Pilihan Kecamatan Cicendo merupakan hasil diskusi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Nasional, Provinsi, dan Kota untuk memulihkan Cicendo yang jadi wilayah penyebaran terbanyak di Kota Bandung.

“Cicendo merupakan model komplit ada Bandara, Stasiun, GOR, Pasar, dan ada kelompok sosial dari bawah sampai atas. Jadi kami mendorong untuk Bangkit Bersama,” lanjutnya.

Menurut Ipong, kegiatan Bandung Bangkit Bersama dimulai dari rekan-rekan aktivis kemanusiaan, pengusaha, dan para tokoh, serta Pos Gabungan Siaga Bencana Jabar yang merupakan gabungan organisasi relawan Se-Jabar.

“Langkah awalnya ada kelompok yang melakukan upaya-upaya edukasi, lalu membentuk tim ekonomi untuk membantu perekonomian di Cicendo agar bisa bergulir. Kami juga mendukung tenaga medis dengan dua Puskesmas dan tiga Rumah Sakit di wilayah ini,” katanya.

Pihaknya juga membantu warga yang kesulitan untuk menyediakan tempat isolasi mandiri bekerja dengan hotel. Terutama bagi warga yang rentan di usia tertentu atau memiliki penyakit bawaan untuk dipisahkan, serta melakukan Rapid Test.

“Ada juga Gerakan Lumbung Pangan Virtual, yang mendorong masyarakat menyumbang atau sebagai backup bagi yang membutuhkan. Kami berharap wilayah terdampak akan pulih dengan kemampuan dirinya sendiri, pelan pelan bisa merasa terbantu,” harapnya.

Perlu diketahui, pada peresmian tersebut juga diserahterimakan bantuan dari berbagai pihak, yakni 200 Hazmat, 500 Masker, 30 unit toren disinfektan, 50 alat Rapid Test, wastafel, dan alat penyemprot disinfektan. (bud)

Tags: coronacovid-19dinkes kota bandungGubernur jabarkabar bandungkabar kotakesehatanoded m danialpenyakitridwan kamilvirus coronawali kota bandung
Previous Post

Pintu Masuk Bandung DIperketat Selama PSBB

Next Post

Bantuan untuk Kota Bandung Terus Mengalir

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.