Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya menyebutkan, hingga akhir Desember 2020 di kabupaten tersebut telah terjadi 376 bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin menjelaskan, bencana yang terjadi adalah longsor, pergerakan tanah, banjir dan angin kencang.
Bencana yang terjadi, kata Nuraedidin, kebanyakan terjadi di wilayah selatan Tasikmalaya. Termasuk di wilayah zona merah bencana yakni Kecamatan Salawu, dan Cigalontang.
“Dipicu curah hujan tinggi, sehingga longsor dan pergerakan tanah banyak terjadi,” jelas Nurasedidin dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (5/1/2021).
Nuraedidin mengimbau, masyarakat tetap waspada. “Sebaiknya pergi ke tempat aman, jika terjadi curah hujan tinggi lebih dari 8 jam,” jelasnya.





