close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

Fakta Bau Badan yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Budiana
Rabu, 20 Januari 2021 - 04:00:35
in SERBA SERBI
Puting pada Pria Ternyata Ada Fungsinya

Ilustrasi (cottonbro/Pexels)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bau badan bisa menjadi hantu menakutkan banyak sebagian orang. Sebab, bau badan bisa membuat rasa percaya diri seseorang berkurang. Bahkan, orang yang memiliki bau badan bisa dijauhi orang sekitarnya karena merasa tak nyaman.

Bau badan sendiri disebabkan keringat yang bercampur bakteri. Namun, hal ini juga bergantung pada faktor lain, mulai dari kondisi tubuh, status kesehatan, apa yang dimakan, hingga seberapa banyak rambut yang ada di dekat kelenjar keringat.

Di luar itu, ada 10 fakta menarik di balik bau badan. Dikutip dari Klikdokter.com, berikut ini fakta seputar bau badan:
1. Produksi Bau Badan Diatur Bakteri Menjadi Bau
Kelenjar keringat apokrin memproduksi campuran lemak dan asam amino yang tidak berbau, juga feromon, yang diubah oleh bakteri menjadi bau badan.

Kelenjar apokrin memproduksi keringat lebih sedikit dibandingkan kelenjar ekrin, yakni kelenjar keringat lainnya pada tubuh.

2. Kelenjar Keringat Terbanyak dan Terbesar Berada di Ketiak
Sebetulnya, kelenjar keringat apokrin baru aktif di masa puber. Tak heran, remaja sering kali tercium bau badan yang amat menyengat.

Selain di ketiak, kelenjar keringat terdapat di kulit kepala, kelamin dan anus, kelopak mata, saluran telinga, serta kelenjar payudara.

Laki-laki memiliki kelenjar keringat apokrin yang lebih besar di ketiak dibandingkan perempuan. Biasanya, bau badan mereka akan lebih menyengat.

3. Bau Badan Memiliki Fungsi Tersendiri
Mungkin fakta tentang bau badan badan ini sedikit bikin Anda terheran-heran. Ya, bau badan ternyata bisa membantu seseorang dalam memilih pasangan!

Yang pertama, dalam hal menghindari perkawinan sedarah. Dan, yang kedua untuk menilai status kesehatan calon pasangan yang potensial.

Pada umumnya, seseorang tidak akan tertarik ketika mencium aroma tubuh orang lain yang sedarah. Berkaitan dengan status kesehatan, bau badan akan berubah ketika ada penyakit serta infeksi pada tubuh.

4. Bau Badan Dipengaruhi oleh Diet
Perubahan pada diet akan memengaruhi bau keringat. Perempuan lebih menyukai aroma laki-laki yang mengonsumsi asupan kaya akan telur, keju, kedelai, buah dan sayuran, dibandingkan daging merah.

5. Bau Badan Penting dalam Ketertarikan
Perempuan memiliki indra penciuman yang lebih baik dibandingkan pria. Fakta bau badan ini ternyata menjadi penilaian yang penting dalam menilai daya tariknya terhadap pria.

6. Kelenjar Keringat Berkurang dengan Adanya Produksi Keringat
Ketika memproduksi keringat, sel pada kelenjar apokrin berkurang. Hal ini berarti bahwa keringat juga mengandung sel yang hidup.

7. Bau Badan Akan Berubah Sesuai Kondisi Tubuh
Terdapat suatu skala bernama Body Odor Disgust Scale (BODS), yang mencerminkan kerentanan seseorang terhadap suatu penyakit.

Bau badan akan berubah ketika terpajan kuman. Kondisi ini akan menurunkan daya tarik bau badan terhadap perempuan.

8. Bau Badan Dapat Berbeda
Bakteri yang ada di ketiak ataupun lokasi lain yang terdapat kelenjar keringat bisa berbeda. Nah, beda bakteri rupanya dapat memproduksi aroma badan yang berlainan pula. Ada yang menyerupai bau asam, bau daging, bau bawang, maupun bau telur busuk.

9. Deodoran Berperan Penting dalam Bau Badan
Tak hanya menyamarkan bau badan dengan wewangian tertentu, deodoran juga mampu membunuh bakteri serta mengurangi produksi keringat. Hal ini sekaligus bermanfaat untuk mengurangi bau badan.

10. Rambut Dapat Meningkatkan Bau Badan
Semakin banyak folikel rambut pada permukaan kulit, semakin banyak luas area yang dapat ditempeli bakteri. Karena itu, rawatlah rambut yang ada pada berbagai permukaan tubuh, agar bau badan tidak begitu menyengat.

Itulah 10 fakta bau badan yang mungkin belum Anda ketahui. Agar masalah ini tak lagi jadi hambatan Anda dalam beraktivitas, pastikan seluruh lipatan tubuh Anda terjangkau dengan sabun dan air mengalir saat mandi.

Saat banyak beraktivitas, apalagi di luar ruangan, gunakan pakaian yang menyerap keringat, seperti katun. Tak ketinggalan, gunakan deodoran untuk mengurangi bau badan tak sedap.

Tags: bau badandeodorankesehatanserba serbi
Previous Post

Nyamuk Bisa Tularkan COVID-19, Mitos atau Fakta?

Next Post

Banjir, 5.287 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.