Gunung Sinabung di Sumatera Utara kembali erupsi pada Kamis (21/1/2021) pukul 06.35 WIB. Kolom abu yang teramati mencapai 500 meter di atas puncak atau sekitar 2.960 meter di atas permukaan laut.
“Kolom abu teramati berwarna kelabu denagn intensitas sedang condong ke arah timur dan tenggara,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kasbani.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 milimeter dan durasi 1 menit 34 detik. Saat ini, Sinabung berada pada status Level III atau Siaga.
PVMBG pun mengeluarkan sejumlah rekomendasi. Pertama, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diimbau tidak beraktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi. Area sejauh 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan-timur, dan 4 kilometer untuk sektor timur-utara juga diharapkan tak ada aktivitas manusia.
“Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik,” ungkapnya.
Kasbani juga mengimbau agar mengamankan sarana air bersih agar tidak terkontaminasi abu. Atap bangunan juga diharapkan dibersihkan agar menghindari roboh.
Terakhir, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.





