Gurun Sahara dilaporkan mulai diselimuti salju dengan suhu hingga -3 derajat celcius.
Ini merupakan fenomena keempat kalinya kota Ain Sefra di Aljazair mengalami salju dalam 42 tahun terakhir.
Dikutip dari Independent, seorang fotografer Karim Bouchetata, menangkap salju tipis yang ditaburi di atas bukit pasir berwarna jingga karena menciptakan pola pasir yang menarik dan tidak biasa.
Ain Sefra terletak di Pegunungan Atlas, 1.000 meter di atas permukaan laut dan dikenal sebagai “pintu gerbang ke gurun”.
Itu terletak di provinsi Naama di Aljazair di bagian utara Sahara, dekat perbatasan Maroko.
Meski suhu di Sahara bervariasi, salju dan es masih langka. Satu-satunya waktu lain saat ada salju di Ain Sefra adalah tahun 1979, 2017, dan 2018.
Jumlah salju sangat bervariasi selama 42 tahun terakhir, mulai dari badai salju yang menghentikan lalu lintas pada 1979, hingga 40 cm yang turun pada 2018. Suhu di gurun Sahara bisa mencapai rata-rata hingga 38C pada musim panas. Sedangkan Januari merupakan salah satu bulan terdingin, dengan suhu rata-rata 14C.





