close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

5 Bahaya Kecoa, Bikin Keracunan hingga Masuk ke Tubuh

Budiana
Senin, 25 Januari 2021 - 03:00:55
in SERBA SERBI
5 Bahaya Kecoa, Bikin Keracunan hingga Masuk ke Tubuh
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kecoa merupakan salah satu hewan yang banyak dibenci orang. Selain karena bentuk dan perilakunya, kecoa dibenci karena punya potensi membawa berbagai dampak buruk.

Kecoa merupakan salah satu serangga yang dapat menyebarkan berbagai jenis bakteri dan virus penyebab panyakit bagi manusia. Hal ini dikarenakan kecoa hidup di lingkungan yang kotor dan mengambil makan dari berbagai tempat, termasuk pembuangan sampah.

Selain itu, kecoa juga cenderung akan lebih banyak berkeliaran di rumah saat musim hujan. Hal ini dikarenakan kecoa cenderung akan menjauhi air atau genangan air, sehingga mereka akan lebih banyak masuk ke dalam rumah. Terkadang, musim banjir juga bisa membawa kecoa masuk ke dalam rumah

Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk selalu menjaga?kebersihan tempat tinggal?agar terhindar dari penyakit akibat kuman yang dibawa oleh kecoa.

Apa saja sih bahaya dari kecoa ini? Ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat disebabkan oleh kecoa sebagai serangga pembawa kuman, di antaranya:

1. Keracunan makanan

Berbagai riset menunjukkan bahwa kecoa merupakan salah satu sumber bakteri?Salmonella?yang dapat menyebabkan?keracunan makanan?dan penyakit demam tifoid atau?tipes?bagi manusia.

Kecoa bisa mencemari makanan atau minuman yang Anda konsumsi dengan kuman. Ketika Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi bakteri dari kecoa, Anda akan berisiko untuk mengalami keracunan makanan atau tipes.

2. Gangguan pencernaan

Tak hanya kuman?Salmonella, kecoa juga dapat membawa berbagai jenis mikroorganisme lain, seperti bakteri?Shigella, E. coli,?dan?Pseudomonas aeruginosa, virus hepatitis A dan rotavirus, serta berbagai jenis parasit cacing, yang dapat menyebabkan diare.

Saat kecoa menghinggapi makanan yang Anda konsumsi, berbagai kuman, virus, dan parasit penyebab penyakit tersebut dapat mencemari makanan. Jika mengonsumsi makanan tersebut, Anda dapat mengalami berbagai penyakit, terutama gangguan pencernaan, seperti?diare?dan cacingan.

3. Luka akibat gigitan kecoa

Kecoa memang jarang menggigit tubuh manusia, tetapi Anda tetap harus waspada. Luka akibat gigitan kecoa bisa terjadi di area kuku, jari kaki, atau bagian tubuh lain yang digigit oleh serangga ini. Jika tidak segera dibersihkan, luka tersebut bisa rentan mengalami infeksi.

Pada kasus tertentu, luka akibat gigitan kecoa bahkan bisa menimbulkan penyakit infeksi yang berbahaya, seperti?leptospirosis.

4. Kecoa masuk ke dalam tubuh

Kecoa bisa saja masuk ke dalam tubuh, seperti hidung dan telinga, saat Anda terlelap tidur. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk selalu menjaga kebersihan tempat tinggal, termasuk tempat tidur, agar terhindar dari serangan kecoa.

Agar tetap bersih dan aman dari kecoa, hindari kebiasaan makan di tempat tidur, karena sisa makanan bisa mengundang kecoa untuk mendekati tempat tidur Anda.

5. Alergi

Layaknya jenis zat lain yang dapat memicu?alergi, seperti polusi atau bulu hewan, kecoa juga dapat memicu reaksi alergi pada manusia. Orang yang mengalami gejala alergi biasanya akan mengalami gejala gatal-gatal, batuk, dan pilek.

Namun, walau jarang terjadi, reaksi alergi akibat paparan kecoa kadang bisa lebih parah dan menimbulkan reaksi anafilaksis. Kondisi ini bisa menyebabkan penderitanya pingsan, sesak napas, bahkan meninggal bila tidak segera mendapat pertolongan dari dokter.

Selain itu, orang yang menderita asma juga bisa rentan mengalami kekambuhan gejala apabila sering terpapar zat alergen atau pemicu alergi yang dibawa oleh kecoa. (alodokter.com)

Tags: binatangKecoakesehatanpenyakit
Previous Post

Pentingnya Berkumur Usai Minum Kopi

Next Post

Ini Fungsi Gading pada Gajah

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.