Barcelona berada di ambang kebangkrutan. Mereka terancam kolaps lantaran terlilit utang dengan nilai yang begitu fantastis.
Menurut laporan salah satu media Spanyol, Marca, Barcelona memiliki utang sebesar 1,173 miliar euro atau sekitar Rp20,1 triliun. Sebanyak 730 juta euro di antaranya harus dibayar Blaugrana dalam jangka pendek.
Adapun utang jangka pendek tersebut meliputi utang bank (266 juta euro), obligasi dan sekuritas lain (2,5 juta euro), personil olahraga (164 juta euro), utang lainnya (298 juta euro).
Makin mengenaskan lantaran Barcelona diwajibkan membayar utang bank sebesar 266 juta euro (sekitar Rp4,3 triliun) pada 30 Juni. Itu artinya, Blaugrana hanya punya waktu enam bulan untuk melunasi utang tersebut.
Utang-utang yang melilit Barcelona tak lepas dari ketidakseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran beberapa musim sebelumnya. Contoh saja pada musim lalu. Barcelona hanya mendapat pemasukan sebesar 855 juta euro. Sedangkan pengeluaran mereka mencapai 955 juta euro.
Marca juga mencatatkan jumlah utang Barcelona pada akhir musim 2019–2020 mencapai 488,4 juta euro atau sekitar Rp8,3 triliun). Namun, Blaugrana dikabarkan sedang berupaya untuk meminta kelonggaran untuk menyelesaikan utang tersebut lantaran finansial mengalami krisis akibat virus korona. (Marca/medcom.id)





